Antara Seram dan Menggemaskan, Makhluk Laut Ini Masih Jadi Misteri

Kompas.com - 19/11/2018, 18:09 WIB
Hingga saat ini masih belum ada yang mengetahui makhluk apakah ini. Hingga saat ini masih belum ada yang mengetahui makhluk apakah ini.


KOMPAS.com - Seorang nelayan belum lama ini mengunggah sebuah video tentang makhluk aneh. Makhluk mirip kaki seribu itu diklaim ditemukan di laut dalam.

Roman Fedortsov dilaporkan menemukan mahluk, yang menyerupai kelabang tanpa kaki, saat ia melakukan aktivitas rutin menangkap ikan.

Menurut media Daily Mail, Fedorstov seringkali memancing di atas kapalnya di tengah laut Murmansk, barat laut Rusia.

Baca juga: Makhluk Aneh Mirip Ular 8 Meter Kagetkan Penyelam di Selandia Baru

Dalam video yang diunggah ke Twitter, tampak jelas makhluk ini menggeliat di atas sarung tangan, kemudian wajahnya perlahan muncul dari dalam, memelintirnya sehingga seolah sedang tersenyum.

Saat melihat ini, mungkin ada beberapa dari Anda yang berpendapat makhluk itu memiliki wajah menyeramkan atau justru menggemaskan.

Fedortsov yang berteriak dengan nada tinggi selama merekam makhluk tersebut bahkan sampai memberi keterangan di postingan Twitternya, "Jika makhluk ini bisa berteriak, ia mungkin akan berteriak seperti ini ... Saya kira begitu..."

Hingga saat ini, belum ada yang mengetahui dengan jelas makhluk apakah ini.

Meski demikian, Fedortsov mengaku kerap menemukannya saat menangkap ikan di perairan Rusia.

Fedortsov secara rutin mengunggah foto dan video dari penemuan laut dalam-nya dan memiliki 73.500 pengikut di Instagram.

Baca juga: Ilmuwan Temukan Makhluk Aneh Mirip Otak di Laguna Buatan

"Saya kira semua ikan memiliki keunikan. Saya tak bisa mengatakan bahwa beberapa ikan itu jelek atau mengerikan," katanya dalam wawancara dengan Daily Mail.

Fedortsov mengatakan, banyak dari makhluk yang ia temukan berasal dari bagian terdasar dari laut dalam.

Zona yang hampir tak tersentuh sinar itu kira-kira berada di antara 200 sampai seribu meter di bawah permukaan laut.

Ikan yang hidup di sana beradaptasi dengan kehidupan yang gelap total, air dingin, dan tekanan tinggi



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Mandiri, Epidemiolog Ingatkan 3T dan Memakai Masker Tetap Prioritas

Vaksinasi Mandiri, Epidemiolog Ingatkan 3T dan Memakai Masker Tetap Prioritas

Oh Begitu
Setelah Majene dan Sulawesi Utara, Gempa Guncang Laut Lampung

Setelah Majene dan Sulawesi Utara, Gempa Guncang Laut Lampung

Fenomena
Rekor Suhu Terpanas Bumi Tahun 2020 Lampaui 2016, Begini Analisis NASA

Rekor Suhu Terpanas Bumi Tahun 2020 Lampaui 2016, Begini Analisis NASA

Fenomena
Vaksinasi Mandiri, Epidemiolog Tegaskan Vaksin Barang Negara untuk Rakyat

Vaksinasi Mandiri, Epidemiolog Tegaskan Vaksin Barang Negara untuk Rakyat

Oh Begitu
Bukan Hanya Anda, Badak Pun Sulit Menemukan Jodoh di Masa Pandemi Covid-19

Bukan Hanya Anda, Badak Pun Sulit Menemukan Jodoh di Masa Pandemi Covid-19

Fenomena
Gempa Majene Miskin Gempa Susulan, Begini Analisis BMKG

Gempa Majene Miskin Gempa Susulan, Begini Analisis BMKG

Fenomena
Ilmuwan Afrika Selatan Temukan Senyawa Kimia Pembunuh Parasit Malaria

Ilmuwan Afrika Selatan Temukan Senyawa Kimia Pembunuh Parasit Malaria

Oh Begitu
Kematian Covid-19 Tembus 2 Juta, Varian Baru Virus Corona bisa Perburuk Pandemi

Kematian Covid-19 Tembus 2 Juta, Varian Baru Virus Corona bisa Perburuk Pandemi

Fenomena
Gempa Majene Kembali Terjadi, BMKG Ungkap Sudah 32 Kali Susulan

Gempa Majene Kembali Terjadi, BMKG Ungkap Sudah 32 Kali Susulan

Oh Begitu
Gempa Hari Ini M 5,2 Guncang Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Hari Ini M 5,2 Guncang Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Fenomena
BMKG Ungkap Sejarah Gempa di Sulbar, Gempa Majene Sebelumnya Pernah Terjadi

BMKG Ungkap Sejarah Gempa di Sulbar, Gempa Majene Sebelumnya Pernah Terjadi

Fenomena
Spesies Baru Kelelawar Ditemukan di Afrika, Warna Bulunya Oranye

Spesies Baru Kelelawar Ditemukan di Afrika, Warna Bulunya Oranye

Fenomena
WHO: Tahun Kedua Pandemi Covid-19 Bisa Lebih Buruk, Ini Sebabnya

WHO: Tahun Kedua Pandemi Covid-19 Bisa Lebih Buruk, Ini Sebabnya

Kita
Bahaya Polusi Cahaya pada Kesehatan Manusia dan Lingkungan

Bahaya Polusi Cahaya pada Kesehatan Manusia dan Lingkungan

Oh Begitu
BMKG: Waspada Banjir dan Potensi Multi Bahaya Sepekan ke Depan, Ini Wilayahnya

BMKG: Waspada Banjir dan Potensi Multi Bahaya Sepekan ke Depan, Ini Wilayahnya

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X