Penting Dilakukan, Bagaimana Membiasakan Anak untuk "Rinsing"? - Kompas.com

Penting Dilakukan, Bagaimana Membiasakan Anak untuk "Rinsing"?

Kompas.com - 10/11/2018, 19:34 WIB
Dokter Gigi AngkyBhakti Satrio Wicaksono Dokter Gigi Angky

KOMPAS.com — Menjaga kesehatan mulut adalah hal yang sangat penting. Akan tetapi, menjaga kesehatan mulut hanya dengan menyikat gigi saja tidak cukup. Pasalnya, menyikat gigi hanya membersihkan 25 persen bakteri di gigi, itu pun jika dilakukan dengan tepat.

Menurut drg Sri Angky Soekanto dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, masyarakat perlu melakukan rinsing atau berkumur dengan obat kumur untuk menyempurnakan kesehatan mulut.

"Obat kumur itu bisa menembus biofilm atau plak gigi yang tidak bisa dibersihkan dengan menyikat gigi. Tapi ini jarang dilakukan oleh masyarakat dan ini harus dibiasakan semenjak anak-anak," ujar Angky saat ditemui pada Jumat (09/11/2018) di Jakarta.

Membiasakan rinsing sejak dini memang penting, tetapi sekaligus sulit. Hal ini karena anak-anak mempunyai kebiasaan untuk menelan larutan yang ada di mulutnya.

Baca juga: Bocah SD Ciptakan Alat Pengering Sikat Gigi, Ini Alasannya

Pada kesempatan yang sama, Sri Hastuti Kumaladewi, Head of Professional Marketing PT Johnson & Johnson mengatakan, kebiasaan rinsing dapat diterapkan pada anak semenjak usia enam tahun.

Pada usia ini, paling tidak anak dapat menghindari menelan obat kumur tanpa sengaja dan membuang obat kumur di mulut.

"Selama anak kecil bisa meludah, itu sudah boleh dianjurkan untuk berkumur. Tapi secara rata-rata diberikan pada usia enam tahun," ujar Kumala.

Namun, ini tidak menjamin pelatihan akan berjalan mulus. Sebab, masing-masing anak berbeda-beda karakteristiknya.

Baca juga: Kenapa Udang Ini Hobi Membersihkan Gigi Para Penyelam?

"Amannya ngajarin anak itu kita ukur dulu rinsing yang mau kita berikan, lalu anak disuruh kumur, nanti disuruh buang ke wadah yang sama. Kalau jumlahnya sama, berarti dia sudah bisa dilepas untuk berkumur karena takutnya, kan, tertelan," ujar Kumala.

Angky juga menjelaskan bahwa masyarakat masih tak acuh terhadap kesehatan mulut. Untuk menyikat gigi saja, hanya 2,8 persen masyarakat yang melakukannya frekuensi dua kali sehari pada pagi dan malam.

Untuk itu, metode rinsing menjadi sangat penting agar tidak terkena periodontitis atau penyakit gusi yang parah.

"Rinsing dapat melindungi area mulut selama 12 jam, maka untuk mendapat hasil yang maksimal dan mulut yang bersih, sebaiknya berkumur secara rutin dua kali sehari setelah menyikat gigi," tutup Angky.



Close Ads X