Kebal Antibiotik, Bakteri Super Bakal Bunuh Jutaan Manusia pada 2050

Kompas.com - 08/11/2018, 11:48 WIB
Ilustrasi Ilustrasi

"Resistansi tinggi akan menciptakan kondisi yang bisa berujung pada angka kematian tinggi," begitu bunyi laporan setebal lebih dari 200 halaman tersebut.

"Akibatnya, bahkan luka kecil akibat tersayat pisau di dapur, operasi kecil, atau penyakit seperti pneumonia bisa mengancam nyawa."

OECD meyakini laju peningkatan infeksi AMR akan bertambah empat sampai tujuh kali lipat lebih cepat pada 2030.

AMR memang merupakan fenomena alami yang kerap muncul akibat perubahan genetika. Namun, penggunaan berlebih antibiotika bisa mempercepat proses tersebut.

Baca juga: Pahami, Tak Semua Penyakit Butuh Antibiotik

Antibiotik tidak dikonsumsi sembarangan

Oleh karena itu, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mewanti-wanti penduduk agar menolak antibiotika tanpa arahan jelas dari dokter. Pasien juga dianjurkan tidak mengonsumsi antibiotik sisa milik pasien lain.

Peringatan muram OECD bukan yang pertama terkait ancaman AMR. Pada 2016 silam, studi yang dibuat ekonom Inggris, Jim O'Neill, sampai pada kesimpulan bahwa kegagalan dalam menangani AMR akan menyebabkan 10 juta kematian setiap tahun dan diyakini bakal menyedot biaya hingga 100 triliun dollar AS pada 2050.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X