Popeye Benar, Konsumsi Bayam Bisa Cegah Penurunan Penglihatan

Kompas.com - 22/10/2018, 17:35 WIB
Ilustrasi bayamdionisvero Ilustrasi bayam

SYDNEY, KOMPAS.com - Siapa yang tak mengenal tokoh kartun Popeye? Kekasih Olive Oil ini dikenal dengan kebiasaannya memakan bayam. Setelah memakan bayam, tubuh Popeye seketika menjadi kuat.

Di dunia nyata, bayam tidak serta merta membuat kita jadi kuat, tetapi sayur ini bisa mencegah hilangnya penglihatan manusia.

Laporan yang dipublikasikan dalam Journal of Academy of Nutrition and Dietetics itu menyebutkan, sayuran bernitrat bisa mencegah kehilangan pengelihatan pada orang berusia 50 tahun akibat degenerasi makula.

Temuan ini menyebut, orang yang mengonsumsi 100 hingga 142 miligram (mg) sayuran nitrat setiap hari memiliki risiko 35 persen lebih rendah dalam mengembangkan degenerasi makula usia dini (AMD).

Baca juga: Cara Sederhana Ini Ungkap Apakah Asupan Sayur dan Buah Kita Terpenuhi

Bayam merupakan salah satu jenis sayuran yang mengandung nitrat tinggi, yaitu 20 mg per 100 g. Sayuran lain dengan nitrat tinggi adalah bit, 15 mg per 100 g.

"Ini adalah kala pertama efek dari diet kaya nitrat terhadap risiko degenerasi makula diukur," ungkap Bamini Gopinath, pemimpin penelitian ini dikutip dari Economic Times, Senin (22/10/2018).

Hasil ini diperoleh Gopinath dan timnya dengan cara mewawancarai lebih dari 2.000 orang berusia 49 tahun di Australia. Setelah wawancara, mereka mengikuti perkembangan para peserta selama 15 tahun.

"Jika temuan kami dikonfirmasi, menggabungkan berbagai makanan tinggi nitrat, seperti bayam dan bit, bisa menjadi strategi sederhana untuk mengurangi risiko AMD," kata peneliti dari Westmead Institute for Medical Research di Australia tersebut.

Baca juga: Makan Bayam Sebelum Olahraga Bikin Tubuh Lebih Bertenaga

AMD atau degenerasi makula diketahui lebih mungkin terjadi pada orang berusia 50 tahun ke atas. Sayangnya, obat untuk penyakit ini masih belum ditemukan.

Untuk itu, para peneliti mengingatkan pentingnya konsumsi sayuran hijau seperti bayam dalam pola makan sehari-hari kita. Meski demikian, tidak ada manfaat tambahan bagi orang yang mengonsumsi sayuran bernitrat lebih dari 142 mg sehari.



Close Ads X