Misteri Tubuh Manusia: Alasan Bulu Ketiak Tidak Bisa Sepanjang Rambut

Kompas.com - 19/10/2018, 12:27 WIB


KOMPAS.com - Mungkin kita pernah bertanya-tanya, mengapa bulu ketiak tidak bisa tumbuh sepanjang rambut di kepala?

Sebelum menjawab itu, mari kita kenali dulu asal usul rambut.

Setiap rambut dan bulu yang tumbuh di tubuh kita muncul dari folikel rambut masing-masing.

Di dalam folikel, sel-sel rambut terbentuk di akar batang rambut. Ketika sel terbentuk, mereka mendorong sel yang lebih tua keluar dari folikel, kemudian sel-sel akan mati dan menjadi rambut yang kita lihat.

Baca juga: Misteri Tubuh Manusia, Kenapa Kotoran Telinga Bentuknya Berbeda-beda?

Selanjutnya folikel akan menghasilkan sel-sel baru untuk jangka waktu tertentu, tergantung di mana ia tumbuh.

Periode tersebut disebut fase pertumbuhan dan akan berhenti dalam jangka waktu tertentu (fase istirahat). Setelah itu, fase pertumbuhan dan istirahat akan kembali berulang lagi.

Dilansir How Stuff Works, saat folikel rambut memasuki fase istirahat, batang rambut patah, sehingga rambut yang ada jatuh dan digantikan dengan yang baru.

Sebab itu, lamanya waktu yang dibutuhkan rambut untuk tumbuh akan mengontrol panjang maksimum suatu rambut.

Sel-sel di bulu ketiak diprogram untuk berhenti tumbuh setiap beberapa bulan, sehingga rambut di lengan Anda tetap pendek.

Sementara itu, folikel rambut kepala diprogram untuk membiarkan rambut tumbuh selama bertahun-tahun, sehingga rambut bisa terus tumbuh.

Baca juga: Ingus Kuning, Hijau, dan Merah Muda, Apa Artinya?

Banyak binatang memiliki folikel rambut yang menyinkronkan fase istirahat sehingga semua folikel memasuki fase istirahat sekaligus yang membuat rambut rontok secara bersamaan.

Sebagai contoh, di waktu tertentu rambut anjing bisa rontok dengan jumlah besar. Banyak hewan juga bisa mengganti zat pewarna rambut di folikel rambut, sehingga di musim panas rambut berwarna cokelat berpigmen dengan melanin dan saat musim dingin tidak berpigmen sehingga warna rambutnya jadi putih.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER SAINS] Perseverance Mars NASA Bidik Puing Pendaratannya | Puncak Hujan Meteor Perseid | Video Viral Anak SD Rambutnya Dipotong Guru

[POPULER SAINS] Perseverance Mars NASA Bidik Puing Pendaratannya | Puncak Hujan Meteor Perseid | Video Viral Anak SD Rambutnya Dipotong Guru

Oh Begitu
Penyakit Cacar Monyet Bisa Sembuh Sendiri, Ini Pengobatan hingga Pencegahan Penularannya

Penyakit Cacar Monyet Bisa Sembuh Sendiri, Ini Pengobatan hingga Pencegahan Penularannya

Kita
Darah Berwarna Merah tapi Kenapa Pembuluh Darah Berwarna Biru? Ini Penjelasan Sains

Darah Berwarna Merah tapi Kenapa Pembuluh Darah Berwarna Biru? Ini Penjelasan Sains

Oh Begitu
Benarkah Cacar Monyet Termasuk Penyakit Infeksi Menular Seksual? Dokter Jelaskan

Benarkah Cacar Monyet Termasuk Penyakit Infeksi Menular Seksual? Dokter Jelaskan

Kita
Jumlah Perokok Anak Masih Banyak, Kemenkes Desak Revisi PP Tembakau

Jumlah Perokok Anak Masih Banyak, Kemenkes Desak Revisi PP Tembakau

Kita
Kenapa Kucing Selalu Tidur dan Tampak Malas? Ini Penyebabnya

Kenapa Kucing Selalu Tidur dan Tampak Malas? Ini Penyebabnya

Oh Begitu
Kemenkes Pastikan Subvarian Omicron BA.4.6 Belum Ada di Indonesia

Kemenkes Pastikan Subvarian Omicron BA.4.6 Belum Ada di Indonesia

Oh Begitu
Waspada Gelombang Sangat Tinggi 6 Meter di Selatan Jawa pada 10-11 Agustus

Waspada Gelombang Sangat Tinggi 6 Meter di Selatan Jawa pada 10-11 Agustus

Fenomena
Puncak Hujan Meteor Perseid Terjadi 13 Agustus, Catat Waktu untuk Menyaksikannya

Puncak Hujan Meteor Perseid Terjadi 13 Agustus, Catat Waktu untuk Menyaksikannya

Fenomena
Gunung Ibu Alami Erupsi, Ini Rekomendasinya

Gunung Ibu Alami Erupsi, Ini Rekomendasinya

Oh Begitu
China Deteksi Virus Zoonosis Langya pada 35 Orang, Apa Gejalanya?

China Deteksi Virus Zoonosis Langya pada 35 Orang, Apa Gejalanya?

Oh Begitu
Laba-laba Ternyata Juga Tidur, Studi Ini Buktikan

Laba-laba Ternyata Juga Tidur, Studi Ini Buktikan

Oh Begitu
Kenapa Kulit Badak Tebal?

Kenapa Kulit Badak Tebal?

Oh Begitu
Siklon Tropis Mulan Berpotensi Picu Gelombang Tinggi Hari Ini

Siklon Tropis Mulan Berpotensi Picu Gelombang Tinggi Hari Ini

Oh Begitu
Studi Ungkap Tarsius, Primata Terkecil di Dunia Mampu Bernyanyi dengan Nada Tinggi

Studi Ungkap Tarsius, Primata Terkecil di Dunia Mampu Bernyanyi dengan Nada Tinggi

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.