Kompas.com - 18/10/2018, 12:34 WIB
Prajurit TNI AD Kodim 105/Aceh Barat membantu mengevakuasi barang berharga milik warga saat banjir melanda Desa Cot Amun, Samatiga, Aceh Barat, Aceh, Rabu (17/10/2018). Banjir akibat tingginya intensitas hujan dan amblasnya tebing sungai di kabupaten setempat mengakibatkan 80 desa di 10 Kecamatan terendam banjir dengan ketinggian air antara 50 cm sampai 150 cm. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/aww. SYIFA YULINNASPrajurit TNI AD Kodim 105/Aceh Barat membantu mengevakuasi barang berharga milik warga saat banjir melanda Desa Cot Amun, Samatiga, Aceh Barat, Aceh, Rabu (17/10/2018). Banjir akibat tingginya intensitas hujan dan amblasnya tebing sungai di kabupaten setempat mengakibatkan 80 desa di 10 Kecamatan terendam banjir dengan ketinggian air antara 50 cm sampai 150 cm. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/aww.

ACEH UTARA, KOMPAS.com – Badan Metreologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Aceh menyebutkan bahwa pada saat ini, kita sedang memasuki musim pancaroba yang identik dengan cuaca ekstrem dan berpotensi memicu hujan deras disertai angin kencang dan petir.

Curah hujan yang tinggi mengakibatkan sejumlah daerah di Aceh, antara lain Kabupaten Aceh Utara, Aceh Singkil, Aceh Barat, dan Aceh Jaya, dilanda banjir.

Prakirawan BMKG Aceh, Hangra Traverma Ulfi, Kamis (18/10/2018) menyebutkan bahwa hingga akhir Oktober ini, curah hujan masih tinggi.

“Untuk Aceh Timur dan Langsa, Bener Meriah, dan Aceh Tengah, sudah memasuki musim penghujan. Sedangkan untuk Aceh Utara, Bireuen, dan Lhokseumawe, akhir Oktober memasuki musim penghujan,” katanya.

Baca juga: Jawa Panas, kok, Aceh Banjir? BMKG Ungkap, Sebabnya Pusaran Angin

Masyarakat, sambung Hangra, dihimbau untuk waspada akan potensi ditimbulkan, seperti jalan licin, genangan hingga banjir, longsor, angin kencang, pohon tumbang.

Untuk wilayah Kabupaten Aceh Jaya, Aceh Barat, Simeulue, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Subulussalam dan Kabupaten Aceh Singkil, curah hujan masih tinggi beberapa hari ke depan.

“Karena itu, masyarakat perlu tetap waspada banjir terutama yang tinggal dekat bantaran sungai. Apalagi potensi hujan deras terjadi pada malam hari,” tambahnya.

Sebelumnya, diberitakan bahwa banjir kembali merendam Kabupaten Aceh Utara sejak kemarin akibat meluapnya Sungai Keureuto, dan Sungai Peutoe. Secara umum, banjir juga merendam Kabupaten Aceh Singkil, Aceh Jaya, dan Aceh Barat di Provinsi Aceh dalam sepekan terakhir ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.