Kompas.com - 02/10/2018, 16:15 WIB
Indahnya matahari terbenam diantara mangrove dan Gunung Manado Tua dari ekowisata Mangrove Park Bahowo di Manado, Sulawesi Utara yang dikelola oleh Kelompok Mangrove Tongkena, Manado, Sulawesi Utara, Rabu (29/8/2018). KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIAIndahnya matahari terbenam diantara mangrove dan Gunung Manado Tua dari ekowisata Mangrove Park Bahowo di Manado, Sulawesi Utara yang dikelola oleh Kelompok Mangrove Tongkena, Manado, Sulawesi Utara, Rabu (29/8/2018).

KOMPAS.com – Jumat lalu (28/09/2018), gempa bumi bermagnitudo 7,4 melanda Sulawesi Tengah, menimbulkan tsunami yang menewaskan sekitar 832 jiwa.

Hantaman tsunami tersebut menambah keterpurukan warga Teluk Palu yang selama ini sudah terpinggirkan oleh proyek reklamasi.

Susan Herawati, Sekretaris Jenderal dari Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA), mengatakan, Teluk Palu, Pantai Talise, dan Donggala adalah area reklamasi yang telah jadi.

Tiga daerah itu direklamasi untuk mengembangkan pusat perbelanjaan dan hotel, merugikan warga sekitarnya.

“Reklamasi Palu, Talise, dan Donggala menyebabkan banyak nelayan yang kehilangan akses ke fishing ground mereka, jelas Susan.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Banyak nelayan yang alih profesi. Setidaknya, setiap hari ada satu hingga dua orang yang beralih profesi menjadi buruh bangunan akibat dari reklamasi.

Susan menambahkan, penggalian dan pengurugan saat reklamasi juga merusak ekosistem pesisir dan laut.

"Pesisir juga menjadi rusak, terumbu karang rusak, dan hasil tangkapan turun hingga 50 persen,” imbuhnya.

Menurutnya, akan lebih baik jika lahan reklamasi tersebut digunakan untuk hutan mangrove sehingga bisa mengikis kerentanan tsunami.

Pascagempa dan tsunami ini, wilayah Sulawesi Tengah perlu merencanakan pembangunan yang berwawasan kebencanaan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.