Kompas.com - 04/09/2018, 17:00 WIB
Wajah aurora dari antariksa dipotret oleh Scott Kelly dari ISS pada Selasa (23/6/2015). Ketika mengunggah foto di Twitter, Kelly berkicau #Aurora kupikir aku tidak akan melihat yang sepertimu lagi. Scott KellyWajah aurora dari antariksa dipotret oleh Scott Kelly dari ISS pada Selasa (23/6/2015). Ketika mengunggah foto di Twitter, Kelly berkicau #Aurora kupikir aku tidak akan melihat yang sepertimu lagi.

KOMPAS.com - Aurora adalah salah satu fenomena alam yang menarik disaksikan. Pancaran cahaya yang menyala di lapisan ionosfer ini terjadi akibat interaksi medan magnet dari sebuah planet dengan partikel yang dipancarkan matahari.

Tapi bagaimana jika aurora bukan terjadi di Bumi, melainkan planet Saturnus?

Tentu tak kalah menarik dari aurora yang ada di Bumi. Meski ada beberapa perbedaan antara aurora di Bumi dengan di Saturnus.

Hal itu dikarenakan komposisi atmosfer di planet raksasa tersebut. Seperti Jupiter dan Neptunus, atmosfer Saturnus didominasi gas hidrogen.

Itu membuat pertunjukan cahaya seperti aurora tidak bisa dilihat dengan mata telanjang.

Beruntung, teleskop Hubble mempunyai fitur imaging spectograph. Fitur tersebut membuat para ilmuwan memantau perilaku aurora di kutub utara Saturnus sebelum dan sesudah musim panas soltis utara.

Rekaman yang dihasilkan cocok dengan yang diambil oleh Cassini, pesawat ruang angkasa Badan Antariksa AS (NASA) yang mengorbit di Saturnus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gambar yang didapatkan kali ini disebut sebagai tampilan "paling komperehensif" dari aurora tersebut dan perilakunya di Saturnus.

Dirangkum dari Tech Times, Minggu (02/09/2018), aurora di Saturnus serupa dengan yang ada di Bumi.

Mereka berubah karena angin matahari dan rotasi cepat dari planet tersebut.

Halaman:


Sumber Tech Times
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Oh Begitu
Apa Itu Sarkoma Jantung, Kanker yang Diidap Virgil Abloh Sebelum Meninggal Dunia?

Apa Itu Sarkoma Jantung, Kanker yang Diidap Virgil Abloh Sebelum Meninggal Dunia?

Oh Begitu
Varian Baru Omicron 500 Persen Lebih Menular, Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Bepergian Saat Nataru

Varian Baru Omicron 500 Persen Lebih Menular, Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Bepergian Saat Nataru

Oh Begitu
Akibat Es Laut Arktik Mencair, Beruang Kutub Kejar dan Mangsa Rusa

Akibat Es Laut Arktik Mencair, Beruang Kutub Kejar dan Mangsa Rusa

Fenomena
Ameer Azzikra Meninggal karena Pneumonia, Begini Kaitan Pneumonia dan Infeksi Ginjal

Ameer Azzikra Meninggal karena Pneumonia, Begini Kaitan Pneumonia dan Infeksi Ginjal

Oh Begitu
Jejak Dinosaurus di Texas Tampak Aneh, Peneliti Menduga Jejak Kaki Depan Sauropoda

Jejak Dinosaurus di Texas Tampak Aneh, Peneliti Menduga Jejak Kaki Depan Sauropoda

Fenomena
5 Minuman yang Baik untuk Asam Lambung

5 Minuman yang Baik untuk Asam Lambung

Kita
Ikan Nila Mengandung Mikroplastik, Ikan di Pulau Jawa Tak Layak Dikonsumsi

Ikan Nila Mengandung Mikroplastik, Ikan di Pulau Jawa Tak Layak Dikonsumsi

Fenomena
5 Manfaat Yodium untuk Kesehatan, Penting untuk Wanita Hamil

5 Manfaat Yodium untuk Kesehatan, Penting untuk Wanita Hamil

Kita
Ikan di 3 Sungai Besar di Pulau Jawa Terkontaminasi Mikroplastik, Studi Jelaskan

Ikan di 3 Sungai Besar di Pulau Jawa Terkontaminasi Mikroplastik, Studi Jelaskan

Fenomena
Fakta-fakta Tikus Mondok Hidung Bintang, Pemangsa Tercepat di Dunia

Fakta-fakta Tikus Mondok Hidung Bintang, Pemangsa Tercepat di Dunia

Oh Begitu
12 Negara Laporkan Kasus Varian Omicron, dari Italia hingga Australia

12 Negara Laporkan Kasus Varian Omicron, dari Italia hingga Australia

Oh Begitu
Gunung Kilauea, Gunung Berapi Paling Aktif yang Meletus Setiap Tahun

Gunung Kilauea, Gunung Berapi Paling Aktif yang Meletus Setiap Tahun

Oh Begitu
Bukan Isap Serbuk Sari, Spesies Lebah Ini Berevolusi Makan Daging

Bukan Isap Serbuk Sari, Spesies Lebah Ini Berevolusi Makan Daging

Oh Begitu
Ameer Azzikra Meninggal Dunia karena Pneumonia, Begini Cara Mencegah Penyakit Ini

Ameer Azzikra Meninggal Dunia karena Pneumonia, Begini Cara Mencegah Penyakit Ini

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.