Kompas.com - 22/08/2018, 20:39 WIB
Ilustrasi imunisasi JovanmandicIlustrasi imunisasi

Sebagian besar kasus di Inggris dialami oleh para remaja dan dewasa muda. Generasi ini dilahirkan tepat ketika ketakutan dan gerakan anti-vaksin merebak karena dianggap menyebabkan autisme.

Baca juga: Ketua IDAI: Vaksin MR Wajib Diberikan demi Keselamatan Anak Bangsa

"Ini kemunduran parsial menunjukkan bahwa setiap orang yang tidak kebal tetap rentan di mana pun mereka tinggal," kata Dr Nedret Emiroglu, direktur WHO Divisi Keadaan Darurat Kesehatan Eropa dan Penyakit Menular.

"Setiap negara harus terus mendorong untuk meningkatkan cakupan dan menutup kesenjangan kekebalan, bahkan setelah mencapai status terputus atau dihilangkan," sambungnya.

Sebelumnya, VoA Indonesia mewartakan bahwa 21 negara bagian Amerika Serikat dilanda wabah campak. Pihak Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) terus mengkampanyekan pentingnya dua dosis vaksin MR.

Di Indonesia sendiri, vaksin MR juga menuai polemik karena kandungan unsur babi di dalamnya. Hal ini membuat para orangtua takut melakukan vaksinasi pada anaknya.

Meski begitu, Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan vaksin ini tetap boleh digunakan karena memenuhi kaidah kedaruratan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.