Kompas.com - 13/08/2018, 19:01 WIB
Induk orca mendorong anaknya. Foto ini diambil saat 24 jam kematian bayi orca. science alertInduk orca mendorong anaknya. Foto ini diambil saat 24 jam kematian bayi orca.


KOMPAS.com - Masih ingat dengan kejadian memilukan di teluk Puget Sound? Sejak Selasa (24/8/2018), seekor induk paus pembunuh atau orca terlihat terus mendorong bangkai anaknya. Hal itu masih terus terlihat sampai 16 hari kemudian.

Di hari ke-17 kematian anaknya, Tahlequah alias induk orca yang dijuluki J35 akhirnya menyerah dan merelakan anaknya.

Sabtu kemarin (11/8/2018), untuk pertama kalinya dalam dua setengah minggu, induk orca terlihat berenang mengejar sekumpulan ikan salmon di lepas pantai British Columbia, tanpa bangkai bayinya.

Terlihatnya induk orca yang berenang seorang diri, menandakan ia telah merelakan anaknya. Setidaknya ia telah mengarungi lautan sejauh 1.600 kilometer bersama bangkai bayinya.

Baca juga: Foto Memilukan Tampilkan Induk Orca yang Tak Rela Anaknya Mati

"Kisah memilukan sudah berakhir dan kini ia sudah kembali lincah," jelas para ilmuwan dari Pusat Penelitian Paus yang memantau dan mempelajari populasi orca yang terancam punah di Pasifik Barat Laut, dilansir Science Alert, Senin (13/8/2018).

"Hari ini saya melihat J35 berenang bersama paus pod lainnya. Ia nampak bersemangat dan sehat. Akhirnya penderitaan dan duka membawa bangkai anaknya selama 17 hari dan berenang lebih dari 1.000 mil telah berakhir," kata direktur pendiri Pusat Penelitian Paus, Ken Balcomb, kepada The Seattle Times.

Para peneliti yakin, bangkai bayi orca J35 sudah tenggelam jauh ke dalam perairan Laut Salish. Itu artinya, para ahli juga tidak dapat memastikan apakah masih memiliki kesempatan untuk menyelidiki mengapa bayi malang itu mati setelah lahir.

Seperti diberitakan sebelumnya, induk orca J35 hanya bisa menikmati kebersamaan dengan bayinya selama setengah jam setelah ia lahir dan tiba-tiba mati.

Hingga saat ini belum jelas diketahui penyebab kematian bayi orca malang itu.

Bayi orca terlihat didorong oleh induknya, Selasa (24/7/2018) yang laluSara Hysong-Shimazu Bayi orca terlihat didorong oleh induknya, Selasa (24/7/2018) yang lalu

Perlu diketahui, paus orca memang sering mendorong bayinya yang mati sesaat setelah lahir selama sepekan. Mereka tidak membiarkan bayinya tenggelam dan ingin terus bersama.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.