Di Jalanan London, Seekor Ular Boa Mangsa Merpati

Kompas.com - 07/08/2018, 10:07 WIB
ular boa memangsa merpati di jalanan kota London ular boa memangsa merpati di jalanan kota London

LONDON, KOMPAS.com - Pemandangan tak biasa terlihat di jalanan kota Londong, Inggris. Seekor ular boa sedang menelan marpati bulat-bulat terekam kamera di trotoar London Timur.

Salah satu saksi mata kejadian tersebut adalah Dave Fawbert.

"( Ular itu) 100 persen makan merpati, rahangnya terbuka melilit dan sudah setengah jalan menelan burung itu," kata Fawbert dikutip dari BBC, Minggu (05/08/2018).

Fawbert juga membagikan apa yang dilihatnya melalui sosial media. Unggahannya bahkan telah dibagikan lebih dari 6.500 kali.

Badan Amal Hewan Terbesar di Inggris, RSCPA, dipanggil untuk mengamankan ular besar itu.

Juru bicara RSCPA tidak percaya jika ular itu memburu dan membunuh sendiri merpati yang jadi mangsanya.

"Seseorang telah menemukan seekor merpati mati dan kemudian memberikannya kepada ular itu," ujar juru bicara tersebut.

Ular besar itu kemudian dibawa ke sebuah pusat satwa liar di dekat lokasi penemuannya.

Meski telah diamankan, masih menjadi misteri bagaimana ular besar tersebut berkeliaran di jalanan kota. Perkiraan sementara, ular boa itu merupakan peliharaan seseorang.

"Saya sangat tertarik untuk mengetahui bagaimana ular ini bisa berada dalam situasi berbahaya seperti itu," ungkap Rebecca Benson, inspektur RSCPA dikutip dari The Guardian, Minggu (05/08/2018).

Baca juga: Membunuh Mangsa Berbeda, Ular Amazon Ini Punya 2 Jenis Racun Berbeda

"Mungkin dia adalah hewan peliharaan yang melarikan diri atau, yang lebih mengkhawatirkan, seseorang mungkin dengan sengaja mencampakkannya dan meninggalkannya begitu saja," sambungnya.

Menurut Benson, ketika di jalanan, segala hal bisa terjadi pada ular boa itu.

"Ia bisa ditabrak mobil atau diserang hewan lain," kata Benson.

Pihak RSCPA juga mengatakan, banyak orang yang tidak menyadari komitmen terhadap hewan ini ketika membuangnya. Ini membuat terjadi ratusan kasus penyelamatan reptil setiap tahunnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bumi Awal Dulu Punya Atmosfer yang Beracun, Ditutupi Lautan Magma

Bumi Awal Dulu Punya Atmosfer yang Beracun, Ditutupi Lautan Magma

Fenomena
Mengenal 2 Ilmuwan Peraih L'Oreal-UNESCO for Women in Science 2020

Mengenal 2 Ilmuwan Peraih L'Oreal-UNESCO for Women in Science 2020

Kita
Data Uji Klinis 1 Bulan Tunjukkan Vaksin Covid-19 Sinovac 'Aman'

Data Uji Klinis 1 Bulan Tunjukkan Vaksin Covid-19 Sinovac "Aman"

Fenomena
BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem 2 Hari Ini, Berikut Daftar Wilayahnya

BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem 2 Hari Ini, Berikut Daftar Wilayahnya

Fenomena
Kasus Covid-19 Global Tembus 60 Juta, Bagaimana Islandia Kendalikan Virus Corona dengan Sains?

Kasus Covid-19 Global Tembus 60 Juta, Bagaimana Islandia Kendalikan Virus Corona dengan Sains?

Fenomena
Jaga Imunitas, 5 Suplemen dan Vitamin untuk Ibu Hamil di Masa Covid-19

Jaga Imunitas, 5 Suplemen dan Vitamin untuk Ibu Hamil di Masa Covid-19

Oh Begitu
2 Buku Teori Evolusi Charles Darwin Hilang dari Perpustakaan Cambridge

2 Buku Teori Evolusi Charles Darwin Hilang dari Perpustakaan Cambridge

Oh Begitu
Langka, Ahli Temukan Burung Era Dinosaurus dengan Paruh Mirip Sabit

Langka, Ahli Temukan Burung Era Dinosaurus dengan Paruh Mirip Sabit

Oh Begitu
Jokowi Minta Libur Akhir Tahun Dikurangi, Epidemiolog Sarankan Ini

Jokowi Minta Libur Akhir Tahun Dikurangi, Epidemiolog Sarankan Ini

Oh Begitu
Evolusi Virus Bisa Gagalkan Vaksin Covid-19, Ini Cara Menghentikannya

Evolusi Virus Bisa Gagalkan Vaksin Covid-19, Ini Cara Menghentikannya

Oh Begitu
Masih Sepupu Manusia, Ditemukan Kerangka Manusia Purba Berusia 2 Juta Tahun

Masih Sepupu Manusia, Ditemukan Kerangka Manusia Purba Berusia 2 Juta Tahun

Fenomena
Gejala Kanker Mulut Mirip Sariawan, Begini Cara Mencegahnya

Gejala Kanker Mulut Mirip Sariawan, Begini Cara Mencegahnya

Kita
Lonjakan Kasus Covid-19 Diprediksi Tinggi, Ini Strategi Hadapi Rumah Sakit Penuh

Lonjakan Kasus Covid-19 Diprediksi Tinggi, Ini Strategi Hadapi Rumah Sakit Penuh

Oh Begitu
Mitos atau Fakta: Seledri Tingkatkan Kesehatan Seksual Pria

Mitos atau Fakta: Seledri Tingkatkan Kesehatan Seksual Pria

Kita
Studi Baru: Mutasi Tak Membuat Virus Corona Menyebar Lebih Cepat

Studi Baru: Mutasi Tak Membuat Virus Corona Menyebar Lebih Cepat

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X