Bincang-bincang Seputar Bedah Plastik dengan Ahlinya

Kompas.com - 06/08/2018, 20:07 WIB
dr. RR Prasetyanugraheni Kreshanti, Sp. BP-RE (K) RS Pondok Indah Groupdr. RR Prasetyanugraheni Kreshanti, Sp. BP-RE (K)

KOMPAS.com – Tidak bisa dimungkiri lagi, kian hari bedah plastik makin umum untuk dilakukan. Alasannya bermacam-macam, dari kebutuhan medis hingga sekadar meningkatkan estetika.

Tren ini sejalan dengan temuan  International Society of Aesthetic Plastic Surgery (ISAPS) pada tahun 2016 yang menyatakan bahwa pertumbuhan prosedur kosmetik bedah dan non-bedah meningkat sembilan persen pada tahun tersebut.

Dari seluruh prosedur yang dilakukan, 86,2 persennya atau 20.362.655 tindakan diberikan kepada wanita di seluruh dunia. Sementara itu, 13.8 persen atau 3.264.254 prosedur dilakukan kepada pria.

ISAPS juga menemukan bahwa secara berurutan, lima negara yang paling sering melakukan prosedur kosmetik adalah Amerika Serikat, Brasil, Jepang, Italia, dan Meksiko.

IMCAS, kongres yang terdiri dari ahli bedah dan dermatolog, juga menambahkan pada awal tahun ini bahwa Asia, yang dipimpin oleh China dan India, adalah pasar prosedur kosmetik yang paling cepat bertumbuh. IMCAS bahkan berani memprediksi bahwa Asia akan segera membalap Eropa pada tahun ini untuk kali pertama dalam sejarah.

Namun, di balik naiknya popularitas bedah plastik, masih banyak pertanyaan dan kebingungan di antara masyarakat Indonesia terkait prosedur bedah plastik itu sendiri.

Untuk itu, Kompas.com mengundang dr. Prasetyanugraheni Kreshanti, Sp. BP-RE (K) untuk berbincang-bincang mengenai bedah plastik.

Dokter yang akrab dipanggil Henny ini merupakan dokter spesialis bedah plastik rekonstruktif dan estetik, serta konsultan kraniofacial yang berpraktek di RS Pondok Indah – Pondok Indah dan RS Pondok Indah – Bintaro Jaya.

Dokter Henny yang memiliki pengalaman kerja di Seattle Children’s Hospital ketika mendapatkan beasiswa dari The Plastic Surgery Foundation/American Society of Maxillofacial Surgeons juga aktif sebagai pengajar di Plastic Surgery Division Cleft and Craniofacial Universitas Indonesia.

Dia juga kerap menelurkan karya ilmiah, termasuk yang berjudul Cleft Patients Profile in the Cleft and Craniofacial Center Cipto Mangunkusumo Hospital dan telah dipresentasikan di 10th European Craniofacial Congress, Swedia dan di 16th Congress of International Society of Craniofacial Surgery, Jepang.

Dalam acara ini, dokter Henny akan menjawab pertanyaan-pertanyaan Anda seputar bedah plastik, seperti apa trennya sekarang, apa yang sebetulnya terjadi ketika operasi membuat lipatan mata, dan apakah wajah seseorang bisa diubah menyerupai selebriti melalui bedah plastik.

Saksikan tayangan langsungnya di akun Facebook Kompas.com pada hari Kamis, 9 Agustus 2018, pukul 12.00-12.30. Anda juga bisa mengajukan pertanyaan melalui kolom komentar, dan pertanyaan yang paling menarik akan dipilih untuk dijawab langsung oleh dokter Henny.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X