6 Hal dengan Bau Paling Menyengat di Dunia, Menurut Sains - Kompas.com

6 Hal dengan Bau Paling Menyengat di Dunia, Menurut Sains

Kompas.com - 06/08/2018, 12:59 WIB
Ilustrasi duriantoodlingStudio Ilustrasi durian

KOMPAS.com - Banyak aroma dan bau menyengat yang pernah kita hirup. Mulai dari telur busuk, bangkai, muntahan, durian, dan lain sebagainya. Namun, bau apakah yang paling menyengat di dunia menurut sains?

Studi terkait hal ini sebenarnya cukup rumit. Menurut penelitian yang terbit di The Journal of Neuroscience, bau menyengat dipengaruhi oleh unsur kimia di dalamnya.

Studi yang terbit pada 2007 itu telah mengamati 1.500 benda dari 150 molekul berbeda untuk mengamati hubungan antara bau menyengat dengan sifat fisikokimia, yakni cara molekulnya diatur.

Ahli yang berasal dari University of California, Berkeley, menemukan bahwa banyak molekul dan kerapatan elektron berkaitan erat dengan bau.

Baca juga: Bau Mulut? Makanan Ini Mungkin Membantu

Molekul yang lebih berat dikaitkan dengan bau busuk menyengat, sementara molekul yang lebih ringan dikaitkan dengan aroma yang lebih menyenangkan untuk dihirup.

Sebagai contoh, Butanol memiliki molekul padat dan elektron berjarak akan mengeluarkan bau seperti kayu yang membusuk. Sementara limonene, molekul yang ringan baunya seperti jeruk.

Seorang ahli penciuman yang hidungnya sangat sensitif terhadap bau juga percaya bahwa aroma tertentu dapat memengaruhi respons otak manusia.

Tak hanya dipengaruhi oleh unsur kimia. Para ahli yakin, cara kita merespons bau berkaitan erat dengan evolusi.

"Sebagai contoh, tikus laboratorim yang belum pernah bertemu dengan kucing melalui generasi pemuliaan masih bereaksi dan takut terhadap bau kucing. Namun, ia biasa saja saat menanggapi bau baru," ujar penulis dalam laporannya dilansir Science Alert, Minggu (5/8/2018).

Berikut adalah enam hal dengan bau paling menyengat di dunia.

1. Uranus

Studi yang terbit beberapa waktu lalu menemukan fakta bahwa bau planet Uranus sangat mirip telur busuk.

Menurut tim astronom, bau Uranus disebabkan oleh Hidrogen Sulfida, gas di atmosfer Uranus dengan jumlah melimpah.

Baca juga: Astronom: Bau Planet Uranus Seperti Telur Busuk

2. Durian

Aroma khas dari buah durian tidak diragukan lagi. Meski untuk beberapa orang biasa saja, namun sebagian orang bisa pusing karena mencium baunya.

Menurut sebuah penelitian, buah durian memiliki 44 senyawa aktif sehingga bisa menimbulkan bau yang khas.

3. Rafflesia arnoldii

Bunga Rafflesia arnoldii mekar di hutan Cagar Alam Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, Bengkulu, Rabu (15/5/2013). Setiap kali ada bunga raflesia mekar di hutan yang dibelah Jalan Raya Bengkulu-Kepahiang itu selalu menarik perhatian wisatawan dan warga.  KOMPAS/ADHITYA RAMADHAN Bunga Rafflesia arnoldii mekar di hutan Cagar Alam Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, Bengkulu, Rabu (15/5/2013). Setiap kali ada bunga raflesia mekar di hutan yang dibelah Jalan Raya Bengkulu-Kepahiang itu selalu menarik perhatian wisatawan dan warga.

Selain durian, Rafflesia arnoldii atau Padma raksasa yang ada di Indonesia juga terkenal memiliki bau busuk.

Meski hanya mekar selama lima sampai tujuh hari, bunga dengan diameter satu meter itu mampu memikat hewan penyerbuk seperti lalat untuk menghampirinya.

Rafflesia arnoldii saat ini diambang kepunahan dan menjadi salah satu spesies yang dilindungi.

4. Vieux Boulogne

Vieux Boulogne adalah keju dengan aroma paling menyengat di dunia. Saat seorang ahli menggunakan alat penciuman elektronik, terdeteksi adanya aroma infeksi saluran kemih dan tuberkulosis.

Sebagai informasi, alat penciuman elektronik merupakan alat yang digunakan untuk mendeteksi berbagai karakteristik aroma dalam sebuah penelitian.

5. Kotoran purba

Ini merupakan kotoran manusia yang umurnya sudah lebih dari 700 tahun. Para arkeolog yang pernah menggali jamban abad pertengahan di kota Odense, Denmark, mengaku toilet abad ke-14 itu masih mengeluarkan bau kotoran yang sangat mengganggu.

Baca juga: Efektifkah Jamur Pelapuk dan Mikroba Jadi Penghilang Bau Kali Item?

6. Lesser Anteater atau Tamandua

Tamandua, Tamandua tetradactyla mother, 3 years old, and child, 3 months old, walking against white backgroundGlobalP Tamandua, Tamandua tetradactyla mother, 3 years old, and child, 3 months old, walking against white background
Jangan terkecoh dengan bentuknya yang menggemaskan. Hewan pemakan semut yang mirip trenggiling ini dapat mengeluarkan bau menyengat yang tujuh kali lebih kuat dibanding sigung. Bahkan, baunya bisa tercium sampai jarak 50 meter.

Hewan ini menggunakan baunya untuk mengusir manusia atau pemangsa yang mengincarnya.



Close Ads X