Kompas.com - 25/07/2018, 11:29 WIB

Temuan ini memang tidak menyelidiki mengapa ada perbedaan perlakuan dalam menangani pasien pria dan wanita, terutama yang berkaitan dengan serangan jantung.

Namun, Profesor Chow menduga itu karena adanya pemikiran bias yang tidak disadari dapat berperan.

"Saya pikir itu karena pria dan layanan kesehatan mengakui peluang tinggi kaum pria untuk mengalami serangan jantung. Namun, mungkin ada persepsi yang menganggap wanita tidak mungkin memiliki serangan jantung," katanya.

"Padahal, penyakit kardiovaskular adalah penyebab utama kematian pada pria dan wanita. Bukan hanya untuk pria," jelasnya.

Baca juga: Kaki Varises Jangan Dipijat, Bisa Berujung ke Serangan Jantung

Sementara itu, Garry Jennings, seorang ahli jantung dan penasihat medis untuk Yayasan Jantung, mengatakan bias yang tidak disadari itu dapat meluas ke kalangan profesional medis.

"Jika seorang wanita datang dengan gejala yang bisa jadi serangan jantung, mereka cenderung berpikir bahwa itu tidak kuat disimpulkan sebagai diagnosis serangan jantung," kata Profesor Jennings.

"Kita harus melawan itu. Itu tidak benar. Banyak wanita juga memiliki penyakit jantung seperti halnya pria. Sebab itu, kita (tenaga medis) harus memastikan memberi perawatan terbaik," imbuhnya.

"Tidak ada perbedaan dalam protokol pengobatan berdasarkan gender. Gender tidak berlaku sama sekali," tegas Chow.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.