Kompas.com - 20/07/2018, 13:04 WIB

"Perlu dipahami bahwa semua gempa yg terjadi dengan kekuatan signifikan akan diikuti oleh aktivitas susulan, sehingga banyaknya gempa susulan di selatan Malang ini masih dinilai wajar," tuturnya.

"Apalagi jika gempa yang terjadi di zona batuan 'rapuh (brittle)' maka gempa susulan yang terjadi akan lebih banyak," tambahnya.

"Masyarakat harus memahami bahwa gempa susulan itu 'baik' karena menjadi sarana batuan dalam melepas semua energi yang tersimpan sehingga batuan akan menjadi stabil dan normal kembali," tegasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya terjadi gempa bumi tektonik magnitudo 5,5 terjadi di laut selatan Kabupaten Malang, Kamis (19/7/2018), sekitar pukul 19.23 WIB.

Gempa itu mengguncang sejumlah daerah di Jawa Timur, terutama Kabupaten Malang sebagai daerah yang paling dekat dengan episenter gempa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.