Kompas.com - 24/06/2018, 10:06 WIB

Dengan hanya membuang sebagian kecil dari CD163 yang bisa dijangkiti PRRS, reseptor masih bisa mempertahankan fungsi biasa dalam tubuh babi dan mengurangi risiko efek samping, kata para peneliti di Universitas Edinburgh, dikutip dari Sciencedaily, Rabu (20/6/2018).

"Hasil ini menarik, tetapi kita masih harus menunggu beberapa tahun untuk bisa makan sandwich dari babi yang kebal PRRS," kata Dr Christine Tait-Burkard, ahli dari Roslin Institute di Universitas Edinburgh.

"Pertama dan yang penting untuk kita bahas adalah apakah masyarakat umum menerima daging dari hewan hasil rekayasa genetika masuk ke rantai makanan kita. Hal ini juga untuk membantu menginformasikan kepada para pemimpin politik tentang bagaimana rekayasa genetika harus diatur," katanya.

"Studi jangka panjang juga perlu dilakukan untuk memastikan perubahan genetika ini tidak memiliki efek buruk yang tak terduga pada hewan," imbuhnya.

Dia melanjutkan, jika penelitian ini berhasil dan publik menerima teknologi ini, kami kemudian akan mencari untuk bekerja dengan perusahaan pembibitan babi untuk mengintegrasikan editan gen ini ke dalam stok pembiakan komersia..

Penelitian tersebut telah terbit di Journal of Virology .

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.