Kompas.com - 18/06/2018, 17:42 WIB

KOMPAS.com - 35 pengunjung kolam renang di kota San Jose, AS, dikabarkan teracuni gas klorin saat sedang berenang.

The Mercury News melaporkan pada Kamis (14/6/2018), beberapa korban menunjukkan gejala sesak napas dan muntah sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Hal ini disebabkan oleh kelalaian seorang petugas yang menuangkan bahan kimia tertentu ke tempat yang salah di ruang pompa.

Apa sebenarnya gas klorin dan bagaimana pembentukannya?

Baca juga: Sebersih Apa Kolam Renang Umum? Urinenya Ternyata Bisa Puluhan Liter

Dirangkum Live Science, Sabtu (16/6/2018), klorin biasanya digunakan untuk membunuh bakteri dan menjernihkan air.

"Klorin dalam bentuk gas sangat beracun. Ini adalah senjata kimia dalam Perang Dunia I," kata Dr. Diane Calello, direktur medis dari Rutgers New Jersey Medical School.

Ia menjelaskan, umumnya klorin dicampurkan ke air kolam dalam bentuk bubuk atau cair. Klorin bisa berubah menjadi gas bila dicampur dengan bahan kimia tertentu yang bersifat asam, seperti asam hidroklorik atau amonia.

"Zat-zat ini mudah ditemukan. Amonia sebenarnya tidak bersifat asam, namun bila ia dicampur dengan klorin akan membentuk gas klorin," terangnya.

Dalam kasus kolam renang San Jose, para ahli menemukan campuran konsentrasi asam klorida dan klorin yang tinggi di kolam.

Kadar gas klorin disebut 15 kali lebih tinggi dari standar yang diperbolehkan.

Baca juga: Jaga Kesehatan Kulit dari Bahaya Klorin

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.