NASA Ungkap Kisah Panjang dan Rumit di Balik Foto Cantik Jupiter

Kompas.com - 17/06/2018, 20:02 WIB
Planet Jupiter science alertPlanet Jupiter

KOMPAS.com - Rupa planet Jupiter yang dirilis NASA belakangan memang sangat menawan dan menakjubkan. Namun hanya sedikit orang yang tahu potret tersebut telah melalui proses yang panjang, rumit, dan berbahaya.

Perjalanan dimulai dari sebuah kamera seukuran kotak sepatu yang diletakkan pada Juno, wahana antariksa yang diluncurkan dari Cape Canaveral pada bulan Agustus 2011 untuk menyelidiki planet Jupiter.

Namun sebelum bisa memotret Jupiter, Juno harus melakukan perjalanan selama bertahun-tahun sebelum akhirnya mengorbit di Jupiter.

Bukan hanya itu Juno juga akan menghadapi medan magnet berbahaya Jupiter setiap beberapa bulan selama melakukan flyby atau terbang mendekati Jupiter.

Baca juga: Melihat Rupa Jupiter yang Menawan dari Mata Juno

Kamera yang digunakan disebut JunoCam dan merupakan Push-frame Visible Imager. Push Frame berarti kamera memperoleh gambar beberapa strip pada suatu waktu sesuai keinginan saat dipasang di wahana antariksa yang sedang bergerak.

"Kami juga memiliki filter yang dipasang pada detektor untuk warna merah, hijau dan biru. Selain itu juga ada filter metana untuk memperlama panjang gelombang sehingga dapat mempelajari ketinggian awan," jelas Candice Hansen-Koharcheck, penanggung jawab instrumen JunoCam, dilansir Science Alert, Senin (11/6/2018).

JunoCam punya kelebihan bisa bertahan dari lingkungan Jupiter yang sangat tidak bersahabat, lebih lama dari yang diperkirakan.

Hal ini membuat Juno dapat melindungi sebagian besar peralatan lain yang terdapat di dalam kotak pelindung yang berat.

Namun sebenarnya partikel-partikel yang terperangkap di garis medan magnet Jupiter (disebut magnetosfer) dapat merusak kamera karena tidak dapat terlindungi.

Magnetosfer yang hebat diperkirakan akan membuat kamera tidak bekerja setidaknya pada flyby ke-8. Namun Juno justru bisa bertahan hingga flyby ke-12 dan menyediakan lebih banyak gambar lagi untuk diproses.

Baca juga: Begini Penampakan Siang dan Malam Jupiter dari Mata Juno

Dan akhirnya pada pertengahan 2016 Juno berhasil mencapai Jupiter. Wahana antariksa ini telah berhasil melakukan flyby untuk mendapatkan banyak data, setiap dua bulan semenjak kedatangannya. Semenjak itulah gambar-gambar memukau telah dikirimkan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X