Kompas.com - 14/06/2018, 11:23 WIB
Sambaran petir. ThinkstockSambaran petir.

"Jaringan saraf halus yang bertanggung jawab untuk merasakan suhu dan sakit akan rusak," jelas Schalke.

Akibat kerusakan di otak, gangguan kepribadian juga bisa timbul. Orang mungkin tidak bisa berkonsentrasi dengan baik, atau sulit mengingat sesuatu.

Hal itu berdampak pada kemampuan untuk bekerja. Dari segi neuropsikologi, biasanya korban sambaran petir yang selamat tidak bisa berprestasi seperti sebelumnya.

Baca juga: Apa Kehebatan Petir Sampai Bisa Membuat 6 Sapi Mati Berdiri?

Langkah tepat jika cuaca buruk datang

Kadang petir tidak langsung menyambar orang, mungkin menyambar pohon di dekatnya, kemudian menjalar ke orang, baru mengalir ke tanah. Ini biasanya terjadi jika orang berada di dekat pepohonan.

Pakar perlindungan terhadap sambaran petir, Thomas Raphael dari VDE menyarankan untuk tidak berada di luar ruangan saat terjadi petir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Paling baik jika berlindung di bangunan yang punya sistem perlindungan terhadap petir. Jika bangunan tidak punya sistem itu, setidaknya harus terbuat dari batu," kata Thomas.

Selain bangunan, mobil adalah tempat berlindung yang aman karena lapisan luarnya dapat berfungsi sebagai konduktor dan pelindung.

Jika memang berada di luar ruangan saat petir, sebaiknya berjongkok.

"Saat petir menyambar, ia akan masuk ke dalam tanah. Tapi sebelumnya, petir menyebar ke sekeliling lokasi sambaran terlebih dahulu. Jika saat ini terjadi seseorang melangkah atau bergerak, listrik akan semakin menyebar ke seluruh tubuh," jelasnya.

Ia memperingatkan untuk segera mempersiapkan diri saat melihat petir dari kejauhan.

"Begitu melihat kilat, hitung berapa lama sampai guntur terdengar. Kemudian angka itu dibagi tiga. Dan hasilnya adalah jarak kira-kira petir dalam kilometer ke posisi kita," katanya.

"Jika antara kilat dan guntur kurang dari 10 detik, risiko tersambar petir sangat tinggi," tegasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.