Kompas.com - 12/06/2018, 19:31 WIB
Tim Merapah Trans Jawa 3 Kompas.com melintas di tol Solo-Ngawi pada Senin (4/6/2018). Kompas.com/Alsadad RudiTim Merapah Trans Jawa 3 Kompas.com melintas di tol Solo-Ngawi pada Senin (4/6/2018).

Microsleep muncul karena terjadi pengurangan aktivitas pada talamus, bagian otak yang berperan pada kesadaran, tidur, kewaspadaan, dan interpretasi sensorik.

"Pengemudi mungkin saja tidak memikirkan apa-apa (pikiran kosong)," ujar dr Ilene Rosen, ahli masalah tidur sekaligus profesor klinik kedokteran University of Pennsylvania kepada ABC News.

Baca juga: 7 Tips Kesehatan agar Anda dan Keluarga Tak Gampang Sakit Saat Mudik

Matematika microsleep

Matematika microsleep pun mengerikan.

Misalnya saja, mobil melaju dengan kecepatan 60 km/jam dan jarak dengan objek di depan sekitar 50 meter. Obyek di depan bisa berupa mobil lain atau pagar.

Jika pengemudi mengalami microsleep selama tiga detik, maka selama tiga detik itu mobil sudah melaju dalam jarak 50 meter.    
 
Dengan jarak ini, artinya mobil sudah berada tepat berada di belakang objek dan sangat mungkin mengalami kecelakaan lalu lintas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.