Kompas.com - 04/06/2018, 20:07 WIB

Akan tetapi, anak anjing ini mengalami dehidrasi dan sangat kurus. Ia kemungkinan sudah dalam keadaan sakit dan kelaparan, dan adanya potongan plastik di dalam perut mempercepat kematiannya.

Brownlow juga berkata bahwa sangat tidak lazim untuk menemukan potongan plastik di dalam perut anjing laut. Hewan ini cukup pintar untuk bisa membedakan antara plastik dan mangsa.

Bila seekor anjing laut sampai memakan plastik, maka ini adalah bukti seberapa parah polusi plastik saat ini. Seekor hewan laut yang pintar pun ikut menjadi korban karena ulah kita.

Selain termakan, anjing laut harpa dan singa laut juga sering menjadi korban plastik. Mereka kebanyakan mati terjerat sisa-sisa peralatan memancing, kantong plastik, dan sampah plastik lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.