Kompas.com - 01/06/2018, 19:51 WIB
Siswa SDN 2 Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, Jaawa Timur, belajar musik tradisional angklung gamelan di halaman sekolahnya, Kamis (8/2/2018). KOMPAS.COM/IRA RACHMAWATISiswa SDN 2 Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, Jaawa Timur, belajar musik tradisional angklung gamelan di halaman sekolahnya, Kamis (8/2/2018).

Lantas, citra otak para partisipan ditangkap ketika mereka diminta untuk mengidentifikasi apakah suara yang didengar sama dengan suara sebelumnya.

Baca juga: Belajar Musik Bisa Tingkatkan Nilai Akademik Anak

Tak hanya itu, mereka juga diminta mendeteksi apakah arah suara tersebut dengan yang sebelumnya.

 

Hasilnya, musisi mengingat suara lebih cepat dibanding individu dalam kelompok lain. Sementara itu, individu dalam kelompok musisi yang bisa berbicara lebih dari satu bahasa lebih tepat dalam menjawab lokasi suara.

Para bilingual juga cepat merespons suara yang diperdengarkan, kendati tidak secepat musisi. Sedangkan mereka yang bukan pemusik dan hanya bicara dalam satu bahasa lebih lambat menangkap informasi suara.

“Orang-orang yang berkomunikasi dua bahasa mungkin butuh waktu lebih lama untuk memproses suara. Pasalnya informasi tersebut mesti dicerna dulu lewat dua bahasa,” ujar Dr Alain.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ini sesuai dengan gambaran aktivitas otak para bilingual. Alain menambahkan, area pemahaman bicara di otak lebih aktif dibanding area lain.

Dengan demikian, otak para polyglot dan musisi sudah langsung tahu area mana yang mesti dipakai ketika merekam memori. Bagian otak langsung sigap dan mengetahui fungsinya masing-masing.

Sehingga, otak tidak perlu bekerja keras mengaktifkan seluruh jaringannya, padahal tidak terpakai.

Temuan ini sekaligus mengarahkan pada pemikiran mendatang bahwa musik dan bahasa mampu menangkal demensia dan penurunan fungsi kognitif.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Laura Anna Lumpuh karena Dislokasi Tulang Leher Setelah Kecelakaan, Kondisi Apa Itu?

Kasus Laura Anna Lumpuh karena Dislokasi Tulang Leher Setelah Kecelakaan, Kondisi Apa Itu?

Fenomena
4 Makanan Pahit Namun Kaya Manfaat untuk Kesehatan

4 Makanan Pahit Namun Kaya Manfaat untuk Kesehatan

Oh Begitu
BMKG: Cuaca Ekstrem Diprediksi Hantam Indonesia Hingga 9 Desember

BMKG: Cuaca Ekstrem Diprediksi Hantam Indonesia Hingga 9 Desember

Fenomena
Video Viral Siswi SMA Mencoba Bunuh Diri karena Video Asusila Tersebar, Apa Dampaknya bagi Korban?

Video Viral Siswi SMA Mencoba Bunuh Diri karena Video Asusila Tersebar, Apa Dampaknya bagi Korban?

Kita
Apa Itu Sotrovimab, Obat Antibodi yang Disebut Mampu Lawan Omicron?

Apa Itu Sotrovimab, Obat Antibodi yang Disebut Mampu Lawan Omicron?

Oh Begitu
Inggris Setujui Obat Covid-19 Sotrovimab, Tampaknya Bisa Lawan Omicron

Inggris Setujui Obat Covid-19 Sotrovimab, Tampaknya Bisa Lawan Omicron

Oh Begitu
Cara Unik Semut Bagikan Informasi pada Kawanannya, Muntahkan Cairan ke Mulut Satu Sama Lain

Cara Unik Semut Bagikan Informasi pada Kawanannya, Muntahkan Cairan ke Mulut Satu Sama Lain

Oh Begitu
Imunisasi Kejar, Susulan Imunisasi Dasar yang Tertunda untuk Anak

Imunisasi Kejar, Susulan Imunisasi Dasar yang Tertunda untuk Anak

Oh Begitu
Orbit Bumi Berfluktuasi Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Orbit Bumi Berfluktuasi Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Fenomena
[POPULER SAINS] WHO: Dunia Ciptakan Ladang Subur bagi Varian Baru Berkembang | Robot Pertama yang Bisa Bereproduksi

[POPULER SAINS] WHO: Dunia Ciptakan Ladang Subur bagi Varian Baru Berkembang | Robot Pertama yang Bisa Bereproduksi

Oh Begitu
5 Bintang Paling Terang yang Menghiasi Langit Malam

5 Bintang Paling Terang yang Menghiasi Langit Malam

Oh Begitu
Dahsyatnya Letusan Gunung Vesuvius Setara Bom Atom Hiroshima, Ini Kata Arkeolog

Dahsyatnya Letusan Gunung Vesuvius Setara Bom Atom Hiroshima, Ini Kata Arkeolog

Fenomena
4 Tahapan Siklus Menstruasi

4 Tahapan Siklus Menstruasi

Kita
Unik, Peneliti Temukan Fosil Dinosaurus Ekor Lapis Baja di Chili

Unik, Peneliti Temukan Fosil Dinosaurus Ekor Lapis Baja di Chili

Fenomena
Ukuran Gigi Taring Manusia Menyusut Seiring Waktu, Kok Bisa?

Ukuran Gigi Taring Manusia Menyusut Seiring Waktu, Kok Bisa?

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.