Waspadai Pemutih Kulit yang Bisa Beri Hasil Instan

Kompas.com - 30/05/2018, 19:34 WIB
Ilustrasi krim perawatan ShutterstockIlustrasi krim perawatan

KOMPAS.com - Kulit putih masih menjadi dambaan banyak wanita Indonesia agar disebut cantik. Itu sebabnya, produk pemutih kulit selalu laris di pasaran.

Pada dasarnya, kulit yang sudah sawo matang tidak bisa diubah menjadi putih. Namun, beberapa produk mengklaim bisa mencerahkan, bahkan memutihkan kulit.

Menurut dr.Eyleny Meisyah Fitri, Sp.KK, kita perlu mewaspadai produk kosmetik ilegal atau tidak memiliki izin edar BPOM karena bisa saja menggunakan bahan yang tidak memenuhi standar keamanan.

"Bahan-bahan berbahaya seperti merkuri, hidroquinon, biasanya ada dalam produk pemutih kulit ilegal," kata Eyleny dalam acara temu media bertajuk "Kosmetika Ilegal dan Bahayanya" yang diadakan oleh Klinik Zap di Jakarta (28/5).

Zat hidrokuinon bekerja dengan cara mengurangi sintesis melanin dan menghambat kerja enzim tironase.

"Jika digunakan tanpa supervisi dokter, hidrokuinon bisa menyebabkan okronosis eksogen sehingga wajah menjadi kehitaman, bahkan kanker kulit," papar dokter dari Klinik Zap Menteng Jakarta ini.

Baca juga: Kandungan Zat dalam Kosmetik Ilegal Bisa Memicu Kanker

Sementara itu, pemakaian merkuri memang bisa membuat kulit terlihat putih dengan instan, tetapi jika dihentikan kulit justru jadi hitam.

"Kombinasi hidrokuinon dengan merkuri biasanya ada di pemutih kulit. Dalam jangka panjang efeknya bisa sistemik atau mengenai organ-organ tubuh lain," ujarnya.

Dijelaskan oleh Deputi II Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik, Maya Agustina Andarini, kosmetik ilegal banyak disukai karena memberi hasil instan dan harganya murah.

Menurutnya, sulit untuk mengetahui apakah satu produk mengandung bahan berbahaya atau tidak. Karena itu, konsumen wajib mengecek apakah ada nomer registrasi dari BPOM.

"Masyarakat bisa mengecek keamanan kosmetik atau produk dengan mengeceknya langsung ke situs BPOM," kata Maya.

Baca juga: BPOM Sita 32.000 Kosmetik Berbahaya dan Ilegal



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Mandiri, Epidemiolog Ingatkan 3T dan Memakai Masker Tetap Prioritas

Vaksinasi Mandiri, Epidemiolog Ingatkan 3T dan Memakai Masker Tetap Prioritas

Oh Begitu
Setelah Majene dan Sulawesi Utara, Gempa Guncang Laut Lampung

Setelah Majene dan Sulawesi Utara, Gempa Guncang Laut Lampung

Fenomena
Rekor Suhu Terpanas Bumi Tahun 2020 Lampaui 2016, Begini Analisis NASA

Rekor Suhu Terpanas Bumi Tahun 2020 Lampaui 2016, Begini Analisis NASA

Fenomena
Vaksinasi Mandiri, Epidemiolog Tegaskan Vaksin Barang Negara untuk Rakyat

Vaksinasi Mandiri, Epidemiolog Tegaskan Vaksin Barang Negara untuk Rakyat

Oh Begitu
Bukan Hanya Anda, Badak Pun Sulit Menemukan Jodoh di Masa Pandemi Covid-19

Bukan Hanya Anda, Badak Pun Sulit Menemukan Jodoh di Masa Pandemi Covid-19

Fenomena
Gempa Majene Miskin Gempa Susulan, Begini Analisis BMKG

Gempa Majene Miskin Gempa Susulan, Begini Analisis BMKG

Fenomena
Ilmuwan Afrika Selatan Temukan Senyawa Kimia Pembunuh Parasit Malaria

Ilmuwan Afrika Selatan Temukan Senyawa Kimia Pembunuh Parasit Malaria

Oh Begitu
Kematian Covid-19 Tembus 2 Juta, Varian Baru Virus Corona bisa Perburuk Pandemi

Kematian Covid-19 Tembus 2 Juta, Varian Baru Virus Corona bisa Perburuk Pandemi

Fenomena
Gempa Majene Kembali Terjadi, BMKG Ungkap Sudah 32 Kali Susulan

Gempa Majene Kembali Terjadi, BMKG Ungkap Sudah 32 Kali Susulan

Oh Begitu
Gempa Hari Ini M 5,2 Guncang Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Hari Ini M 5,2 Guncang Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Fenomena
BMKG Ungkap Sejarah Gempa di Sulbar, Gempa Majene Sebelumnya Pernah Terjadi

BMKG Ungkap Sejarah Gempa di Sulbar, Gempa Majene Sebelumnya Pernah Terjadi

Fenomena
Spesies Baru Kelelawar Ditemukan di Afrika, Warna Bulunya Oranye

Spesies Baru Kelelawar Ditemukan di Afrika, Warna Bulunya Oranye

Fenomena
WHO: Tahun Kedua Pandemi Covid-19 Bisa Lebih Buruk, Ini Sebabnya

WHO: Tahun Kedua Pandemi Covid-19 Bisa Lebih Buruk, Ini Sebabnya

Kita
Bahaya Polusi Cahaya pada Kesehatan Manusia dan Lingkungan

Bahaya Polusi Cahaya pada Kesehatan Manusia dan Lingkungan

Oh Begitu
BMKG: Waspada Banjir dan Potensi Multi Bahaya Sepekan ke Depan, Ini Wilayahnya

BMKG: Waspada Banjir dan Potensi Multi Bahaya Sepekan ke Depan, Ini Wilayahnya

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X