Kompas.com - 12/05/2018, 17:35 WIB

Dengan kata lain, mereka tidak hanya menggunakan indra penciuman mereka untuk mengidentifikasi bau yang tidak asing.

Dalam laporan yang dipublikasikan di jurnal Current Biology, secara keseluruhan, tikus mampu menyelesaikan tugas sekitar 87 persen dari waktu, jauh di atas peluang acak.

Baca juga: Tes Darah Ini Bisa Prediksi Kemunculan Alzheimer 30 Tahun Lebih Awal

Crystal mengatakan, ini adalah bukti kuat bahwa mereka menggunakan replay memori episodik.

Beberapa percobaan lanjutan juga menegaskan bahwa ingatan ini tahan lama (bahkan setelah penundaan satu jam) dan tahan terhadap "gangguan" dari tugas-tugas memori lain.

Kedua aspek tersebut mewakili ingatan episodik.

para peneliti yakin bahwa mereka memang telah menunjukkan untuk pertama kalinya bahwa hewan dapat menggunakan ingatan episodik ketika mencoba mengingat serangkaian kejadian.

Penemuan ini menunjukkan bahwa ingatan episodik berada jauh di dalam skala waktu evolusioner, dan bahwa tikus dapat digunakan sebagai model untuk menyelidiki cara kerja ingatan episodik manusia.

Langkah selanjutnya adalah menemukan cara baru untuk menguji dan mengukur memori episodik pada tikus.

Dengan begitu, percobaan praklinis masa depan untuk obat Alzheimer dapat mulai menggambar pada memori episodik serta memori spasial.

"Kami benar-benar berusaha mendorong batas-batas model-model binatang dari memori ke sesuatu yang semakin mirip dengan bagaimana ingatan ini bekerja pada manusia," kata Crystal.

Baca juga: Waspada, Gejala Alzheimer Ini Sudah Dimulai sejak Remaja

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.