Kompas.com - 01/05/2018, 19:31 WIB
Ilustrasi makan nasi kazoka30Ilustrasi makan nasi


KOMPAS.com - Nasi dan pasta adalah makanan pokok sebagian besar manusia, tak terkecuali perempuan. Namun, studi baru menemukan tambahan porsi nasi atau pasta dapat memicu menopause lebih cepat terjadi.

Hal ini diungkap oleh tim ilmuwan di Universitas Leeds, Inggris, yang melakukan penelitian terhadap  14.000 perempuan. Mereka mengkaji data ini ditambah dengan survei lanjutan selama empat tahun.

Temuan yang dipublikasikan dalam Journal of Epidemiology & Community Health, mengatakan kesimpulan ini bersifat observasional dan belum menemukan hubungan sebab akibat secara langsung.

Baca juga : Studi Baru, Makanan Kaya Serat Bisa Bantu Hindari Depresi

Dugaan mereka, konsumsi karbohidrat seperti beras dan pasta bisa memicu resistensi insulin, proses yang dapat menginterfensi aktivitas hormon seksual dan meningkatkan tingkat oestrogen.

Peneliti berkata, proses ini dapat menaikkan jumlah siklus menstruasi yang pada gilirannya membuat persediaan sel telur lebih cepat habis.

Sebaliknya, menambah porsi kacang-kacangan dan ikan bisa memperlambat menopause selama beberapa tahun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut para ilmuwan kacang-kacangan mengandung antioksidan yang bisa mempertahankan menstruasi. Asam lemak omega 3 juga bisa menstimulasi kapasitas antioksidan.

Asam lemak omega 3 tersebut ditemukan pada ikan seperti salmon, sardin, dan makerel.

Anggota tim peneliti yang menulis di jurnal tersebut, Janet Cade, mengatakan pemahaman yang lebih dalam tentang dampak makanan terhadap menopause bisa sangat bermanfaat, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat komplikasi di anggota keluarga akibat berhentinya menstruasi.

"Perempuan yang mengalami menopause lebih awal biasanya punya risiko lebih tinggi terkena osteoporosis dan penyakit jantung," kata Cade.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.