Kompas.com - 27/04/2018, 10:01 WIB


KOMPAS.com - Layla, seekor badak hitam berusia 7,5 tahun yang mendiami Chicago Zoological Society, didiagnosis mengalami pertumbuhan hidung yang terhambat sehingga menyulitkannya bernapas pada Desember 2017.

Dokter pun telah mengupayakan pengobatan dan operasi untuk menangani hal tersebut.

Selain pengobatan, dokter hewan kebun binatang setempat memutuskan agar Layla menjalani CT Scan untuk menemukan sumber dan tingkat infeksi, agar tim dokter dapat memperbaikinya.

Mengingat bobotnya yang lebih dari 1.000 kilogram, tidak memungkinkan untuk Layla dipindahkan ke rumah sakit hewan di Brookfield Zoo, di luar Chicago.

Baca juga : Gajah, Badak, dan Ikan Bisa Kentut, Bagaimana dengan Dinosaurus?

Untuk menangani hal tersebut, akhirnya dokter menyarankan untuk meletakkan Layla di CT Scan portabel yang bisa dibawa ke kandang.

Dilansir Newsweek, Rabu (25/4/2018), sebuah perusahaan bernama NeuroLogica setuju meminjamkan alat pemindai CT 32-slice portabel bertenaga baterai untuk melakukan pemindaian pertama di dunia pada badak.

40 staf kebun binatang serta teknisi dari NeuroLogica bekerja sama memindahkan Layla ke alat pemindaian portabel tersebut.

Setelah pemindaian, Layla beristirahat di area khusus. Dokter hewan memeriksa hasil pemindaian dan akhirnya menemukan sumber infeksi, yakni jaringan abnormal yang muncul di salah satu rahang atas Layla.

Kini dokter hewan sedang merencanakan untuk membuang semua jaringan abnormal tersebut agar Layla tak mengalami gangguan lagi.

Baca juga : Badak Putih Jantan Punah, Spesies Badak Ini Terancam Menyusul

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Newsweek
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.