Kompas.com - 16/04/2018, 18:31 WIB
Ular muntahkan telur agar bisa kabur Ular muntahkan telur agar bisa kabur

KOMPAS.com - Rupanya, petuah agar jangan rakus tak hanya ditujukan untuk manusia.

Baru-baru ini, ular kobra yang hidup di Kerala, India juga merasakan akibat dari sifat rakusnya.

Setelah predator buas itu membunuh ayam di kandang, ia langsung menelan delapan telur ayam yang ada di sekitar kandang itu.

Belum sempat kabur, kelakuan ular ini terlanjur diketahui oleh warga.

Baca juga : Tanpa Tangan, Ular Ini Mencuil Mangsanya Sebelum Dimakan

Seorang warga bernama Sujith VP mengeluarkan kobra dari dalam kandang dan melepaskannya agak jauh dari kandang.

Ular kobra ini nampaknya sadar sedang menjadi pusat perhatian banyak orang.

Saat ular ingin melarikan diri, ternyata makanan yang baru saja ditelan membuatnya susah bergerak.

"Saat ular kobra melata di tanah, ia kesulitan bergerak karena membawa banyak makanan. Ingin segera melarikan diri dari pandangan warga, ular itu akhirnya memuntahkan tujuh telur dengan cepat," kata Sujith yang diwawancarai SWNS.com, dilansir IB Times, Sabtu (14/4/2018).

Baca juga : Makan Sepatu, Ular Piton di Australia Harus Dioperasi

Sujith yang bekerja sebagai penyelamat satwa liar di North Wayanad's Begur Forest Range, Kerala, India, berkata ular kobra itu tidak mengalami luka.

"Kami menjaga agar ular itu tetap aman dan kami memastikan ular itu kami lepaskan kembali ke alam liar," imbuhnya.

Kejadian ular memuntahkan telur yang ditelannya juga pernah terjadi di Odisha, India, dua tahun lalu. Melalui video yang beredar luar di media sosial, ular king kobra memuntahkan enam dari tujuh telur yang ditelannya.

Berikut detik-detik ular kobra muntahkan kembali telur yang sudah ditelannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber IB Times
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rangkuman Gempa Signifikan Sepekan Terakhir, Apa Saja?

Rangkuman Gempa Signifikan Sepekan Terakhir, Apa Saja?

Fenomena
BPOM: Pfizer dan AstraZeneca Sudah Bisa untuk Booster Vaksin Covid-19 Jenis Lain

BPOM: Pfizer dan AstraZeneca Sudah Bisa untuk Booster Vaksin Covid-19 Jenis Lain

Oh Begitu
Cuaca di Indonesia: Potensi Curah Hujan pada 19-24 Januari 2022

Cuaca di Indonesia: Potensi Curah Hujan pada 19-24 Januari 2022

Fenomena
Gempa Megathrust Selat Sunda Bisa Memicu Gelombang Tsunami, Ini Saran Mitigasi Menurut Ahli

Gempa Megathrust Selat Sunda Bisa Memicu Gelombang Tsunami, Ini Saran Mitigasi Menurut Ahli

Fenomena
Penjelasan Ilmiah Mengapa Gempa Dapat Mengakibatkan Tsunami

Penjelasan Ilmiah Mengapa Gempa Dapat Mengakibatkan Tsunami

Fenomena
Gempa Bumi: Penyebab, Jenis, Karakteristik, hingga Dampaknya

Gempa Bumi: Penyebab, Jenis, Karakteristik, hingga Dampaknya

Oh Begitu
2 Kematian Flu Burung H5N6 Dilaporkan China, 3 Pasien Dirawat Intensif

2 Kematian Flu Burung H5N6 Dilaporkan China, 3 Pasien Dirawat Intensif

Fenomena
Cara Cek dan Download Sertifikat Vaksin Booster di PeduliLindungi

Cara Cek dan Download Sertifikat Vaksin Booster di PeduliLindungi

Oh Begitu
Ahli Peringatkan Kepunahan Massal Keenam Sedang Berlangsung di Bumi

Ahli Peringatkan Kepunahan Massal Keenam Sedang Berlangsung di Bumi

Fenomena
Usai Matahari, China Bakal Bikin Bulan Tiruan

Usai Matahari, China Bakal Bikin Bulan Tiruan

Oh Begitu
Analisis Ulang Ungkap Dinosurus Lapis Baja Bergerak Lambat dan Tak Bisa Mendengar

Analisis Ulang Ungkap Dinosurus Lapis Baja Bergerak Lambat dan Tak Bisa Mendengar

Oh Begitu
Inti Dalam Bumi Lebih Cepat Mendingin, Apa Dampaknya?

Inti Dalam Bumi Lebih Cepat Mendingin, Apa Dampaknya?

Fenomena
[POPULER SAINS]: Kunci Penting Menurunkan Berat Badan | Peringatan Tsunami Tonga Dicabut | Riset Vaksin Booster

[POPULER SAINS]: Kunci Penting Menurunkan Berat Badan | Peringatan Tsunami Tonga Dicabut | Riset Vaksin Booster

Oh Begitu
Gurita Paling Langka Ini Menampakkan Diri di Great Barrier Reef

Gurita Paling Langka Ini Menampakkan Diri di Great Barrier Reef

Fenomena
Update Vaksin Booster, Regimen Tambahan Vaksin Pfizer dan AstraZeneca Disetujui BPOM

Update Vaksin Booster, Regimen Tambahan Vaksin Pfizer dan AstraZeneca Disetujui BPOM

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.