Kompas.com - 16/04/2018, 13:00 WIB
Jerawat THINKSTOCKJerawat

KOMPAS.com - Wajah tak mulus karena jerawat, bisa membuat rasa percaya diri turun drastis.

Jerawat muncul karena kita memiliki folikel rambut yang mudah tersumbat. Ketika bakteri penyebab jerawat Propionibacterium acnes terperangkap pada bagian pengap dan berminyak di kulit, maka akan menimbulkan peradangan.

Banyak faktor yang dapat memicu peradangan jerawat. Salah satunya adalah kandungan makanan, misalnya vitamin B12 yang banyak ditemukan dalam daging dan produk olahan susu, atau suplemen B12 yang berfungsi meningkatkan kerja otak dan mencegah anemia.

Hal itu diungkap oleh penelitian yang terbit dalam jurnal Science Translational Medicine, Juni 2015.

Baca juga : Kenapa Ada Orang yang Selalu Jerawatan? Riset Ungkap Alasannya

Dirangkum Science Alert, Minggu (15/4/2018), vitamin B12 disebut mampu mengubah susunan genetika bakteri wajah dan memicu peradangan jerawat.

Hal ini diungkap oleh ahli farmakologi molekuler di Universitas California, Los Angeles, bernama Huiying Li bersama timnya. Mereka fokus menyelidiki B12 berdasarkan temuan dari enam dekade terakhir.

"Beberapa penelitian menemukan orang yang menggunakan B12 memicu jerawat," ujar Li pada 2015.

Li dan kolega mengidentifikasi jalur molekuler yang memproduksi vitamin B12 dalam bakteri P. acnes di kulit. Mereka kemudian membandingkan antara kulit wajah yang sehat dan kulit wajah yang dipenuhi jerawat.

Dari sini mereka menemukan bahwa jalur biosintesis vitamin B12 pada bakteri P. acnes secara signifikan menurun pada orang yang berjerawat dibanding mereka yang memiliki kulit wajah sehat.

Setelah itu, tim Li ingin menguji dampak yang terjadi bila tubuh diberi asupan vitamin B12 lebih banyak. Ada 10 relawan berkulit wajah bersih dan sehat yang bersedia disuntikkan vitamin B12.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Pap Smear, Prosedur untuk Mendeteksi Kanker Serviks

Mengenal Pap Smear, Prosedur untuk Mendeteksi Kanker Serviks

Kita
Perbedaan Bioma Stepa dan Sabana

Perbedaan Bioma Stepa dan Sabana

Oh Begitu
Cumi-cumi yang Berenang di Laut Terdalam di Dunia Ditemukan di Filipina

Cumi-cumi yang Berenang di Laut Terdalam di Dunia Ditemukan di Filipina

Oh Begitu
Seismograf, Penemuan Alat Deteksi Gempa yang Pertama Kali Digunakan di China

Seismograf, Penemuan Alat Deteksi Gempa yang Pertama Kali Digunakan di China

Oh Begitu
Mengapa Letusan Gunung Berapi Tonga Sangat Besar dan Menimbulkan Tsunami? Ahli Jelaskan

Mengapa Letusan Gunung Berapi Tonga Sangat Besar dan Menimbulkan Tsunami? Ahli Jelaskan

Fenomena
Mengenal Egg Freezing, Prosedur yang Dijalani Luna Maya untuk Memiliki Anak

Mengenal Egg Freezing, Prosedur yang Dijalani Luna Maya untuk Memiliki Anak

Oh Begitu
Ketahui Gejala Omicron yang Sering Muncul dan Cara Mencegah Penularannya

Ketahui Gejala Omicron yang Sering Muncul dan Cara Mencegah Penularannya

Oh Begitu
Panda Hanya Makan Bambu, Mengapa Tubuh Panda Tetap Besar?

Panda Hanya Makan Bambu, Mengapa Tubuh Panda Tetap Besar?

Oh Begitu
Asteroid Besar Akan Melintas Dekat Bumi Awal Februari, Apakah Berbahaya?

Asteroid Besar Akan Melintas Dekat Bumi Awal Februari, Apakah Berbahaya?

Fenomena
Kanker Ovarium Disebut Silent Killer, Shahnaz Haque: Jangan Takut Pengobatannya, Takutlah Penyakitnya

Kanker Ovarium Disebut Silent Killer, Shahnaz Haque: Jangan Takut Pengobatannya, Takutlah Penyakitnya

Oh Begitu
NASA Sebut Letusan Gunung Api Bawah Laut Tonga 500 Kali Lebih Kuat dari Bom Hiroshima

NASA Sebut Letusan Gunung Api Bawah Laut Tonga 500 Kali Lebih Kuat dari Bom Hiroshima

Fenomena
Studi Baru Ungkap Jumlah Lubang Hitam di Alam Semesta

Studi Baru Ungkap Jumlah Lubang Hitam di Alam Semesta

Oh Begitu
Antisipasi Lonjakan Kasus Omicron, PPKM di Indonesia Diperpanjang dan Dievaluasi

Antisipasi Lonjakan Kasus Omicron, PPKM di Indonesia Diperpanjang dan Dievaluasi

Oh Begitu
[POPULER SAINS]: Mengenal Ular Pucuk | Sopir Kalteng Meninggal Disengat Tawon Vespa | Kepunahan Massal Keenam

[POPULER SAINS]: Mengenal Ular Pucuk | Sopir Kalteng Meninggal Disengat Tawon Vespa | Kepunahan Massal Keenam

Oh Begitu
Proses Pembekuan Sel Telur untuk Apa?

Proses Pembekuan Sel Telur untuk Apa?

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.