Peneliti Inggris Prediksi 7 Benua Akan Jadi Satu Daratan

Kompas.com - 15/04/2018, 20:33 WIB
ilustrasi benua super Pangea bigthinkilustrasi benua super Pangea

KOMPAS.com- Apa yang Anda pikirkan saat mendengar kata benua? Pikiran Anda mungkin akan langsung tertuju pada 7 benua yang sudah pernah dipelajari di sekolah.

Tapi tahukah Anda, jutaan tahun lalu, Bumi tidak terbagi menjadi benua-benua yang ada seperti sekarang? Pada masa itu hanya ada satu benua super besar bernama Pangea.

Kini, sebuah penelitian baru di Geophysical Research Letters yang diterbitkan Rabu, (11/4/2018) mengungkap adanya kemungkinan benua super besar ini terbentuk lagi di masa depan.

Dengan menggunakan pemodelan statistik, para ilmuwan mengungkap bahwa dalam 250 juta tahun, masing-masing benua kita sekali lagi akan bergeser menjadi benua super tunggal yang dikelilingi oleh lautan.

Baca juga : Ekspedisi Menuju Benua ke-8 yang Hilang Dimulai

Seperti yang kita tahu, posisi benua Bumi bergantung pada pergerakan, tenggelamnya, serta bergesernya lempeng tektonik. Selain itu, ukuran dan bentuk cekungan lautan juga mempengaruhi posisi benua.

Melalui studi baru itu, para peneliti menunjukkan bahwa pergerakan lempeng tektonik juga menentukan siklus pasang surut super (super tidal) yang mengendalikan kekuatan gelombang laut.

Siklus panjang ini pada gilirannya, menciptakan perubahan dalam energi pasang surut (energi tidal) yang menurut para peneliti terkait dengan pembentukan benua super setiap 400 hingga 600 juta tahun.

"Simulasi kami menunjukkan bahwa saat ini gelombang itu sangat besar," kata Mattias Green, Oceanografer Universitas Bangor, Inggris dikutip dari Inverse, Rabu (11/04/2018).

"Jika gelombang melemah hingga 200 juta tahun yang lalu, lalu menjadi sangat energik selama dua juta tahun terakhir, kira-kira apa yang akan terjadi jika kita proyeksikan jutaan tahun di masa depan? Itu benar-benar adalah pertanyaan yang memotivasi kami," tambahnya.

Tertarik dengan hal tersebut, Green dan timnya menciptakan model yang menyimulasikan gerakan lempeng tektonik dan perubahan resonansi cekungan laut. Hal ini mereka lakukan untuk menjawab pertanyaan itu.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Inverse
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X