Kompas.com - 12/04/2018, 19:34 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

Siklus ini juga dipercaya berperan untuk membantu melengkapi indera penciuman kita. Seperti yang dilaporkan oleh Matt Soniak untuk Mental Fliss, beberapa aroma lebih baik diambil oleh udara yang bergerak cepat melalui hidung. Sedangkan aroma lain dideteksi lebih baik dengan udara yang bergerak lambat.

Jika satu sisi hidung kita terbuka lebar sedang yang lain sedikit tertutup, maka kita bisa mencium keduanya.

Baca juga: Hidung Dingin, Sinyal Tubuh ketika Otak Bekerja Terlalu Keras

Istirahat

Proses ini juga memberi setiap sisi hidung kita istirahat. Apalagi aliran udara yang mengalir sangat banyak bisa mengeringkan dan mematikan rambut-rambut kecil yang melindungi kita dari kontaminan asing.

Ketika sakit, seluruh proses ini bisa menjadi tak tertahankan karena satu lubang yang secara efektif dimatikan terasa jauh lebiih tersumbat.

Pada dasarnya, perasaan tersumbat ini hanya diperkuat oleh udara dingin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X