Gurun Sahara Terus "Tumbuh", Apa Artinya Bagi Manusia?

Kompas.com - 01/04/2018, 17:00 WIB
Jejak kereta api ditutupi oleh pasir sebagai akibat dari perambahan gurun pada tahun 2013 di Stasiun Kereta Api Ogrein di Sudan. (Mohamed Nureldin Abdallah / Reuters) ReutersJejak kereta api ditutupi oleh pasir sebagai akibat dari perambahan gurun pada tahun 2013 di Stasiun Kereta Api Ogrein di Sudan. (Mohamed Nureldin Abdallah / Reuters)

Selama fase kedua, Sahara meluas ke arah selatan dan merambah daerah yang lebih tropis, atau dikenal sebagai Sahel. Fenomena ini dibuktikan oleh jumlah air yang mengalir ke Danau Chad.

"Tingkat air telah turun drastis," kata Nigam.

“(Danau) itu sangat terkuras. Kami tidak dapat mengkaitkan semuanya itu dengan curah hujan, bisa jadi disebabkan oleh faktor manusia, tapi hal ini adalah bukti nyata gurun Sahara mulai merambah ke selatan," katanya.

Sementara itu, bencana kekeringan pada tahun 1980 dianggap "yang paling kuat dari abad ke-20" dan dianggap menjadi bencana terparah akibat efek gas rumah kaca.

Baca Juga: Teori Baru Mengungkap, Sahara Jadi Gurun Gara-gara Manusia

Menurut peneliti, benua Afrika menjadi paling rentan terhadap efek perubahan iklim karena fitur geografisnya yang unik. Misalnya, sebuah daratan hampir semua dibagi antara belahan Selatan dan Utara dan menciptakan berbagai zona iklim.

Thomas mengatakan, penelitiannya kali ini bertujuan untuk mengetahui pola kecenderungan perambahan gurun dalam jangka panjang. Terutama ini terjadi di Belahan Bumi Afrika Utara, ketika melihat tren yang sangat kuat terlihat di Sahara.  

Sementara itu, para peneliti berharap pemerintah setempat untuk tidak mengabaikan perambahan gurun tersebut.

"Penemuan itu mengesankan karena (perambahan) itu terjadi di musim panas dimana turunnya hujan sangat penting untuk pertanian di Afrika," kata Nigam.

Peneliti juga mengingatkan pemerintah Sudan dan Chad akan risiko di masa depan akibat meluasnya gurun Sahara tersebut.

"Perencanaan sumber daya air, penggunaan air dan perencanaan jangka panjang adalah hal yang penting," tutupnya Nigam. 

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X