Kompas.com - 24/03/2018, 19:05 WIB
Robot pertanian Robot pertanianRobot pertanian

KOMPAS.com- Industri pertanian di masa depan akan membutuhkan teknologi robot untuk membantu petani mengolah ladang mereka. 

Mark Siemens, ahli pertanian mekanik dari Universitas Arizona, menjelaskan bahwa ada lima rancangan robot yang menarik untuk dikaji saat acara Pertemuan Pertanian di Yuma, Arizona, Februari lalu.

Robot-robot tersebut dirancang untuk melakukan banyak pekerjaan khusus, mulai dari memindai lahan hingga membersihkan gulma, baik secara kimiawi atau mekanis. Berikut penjelasan Siemens tentang lima robot tersebut. 

Vision Robotics

Selada merupakan tanaman yang paling banyak ditanam oleh petani di California karena paling laku dijual. Namun, salah satu konsekuensi yang harus dihadapi petani selada adalah germinasi atau pertunasan biji yang bisa membuat lahan terlalu sesak dan tanaman sakit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Vision Robotics memiliki sensor yang canggih untuk mencari daun selada yang rusak, lalu menyemprotkan cairan agar daun selada yang rusak hilang. Teknologi ini mengurangi tenaga kerja dan waktu yang dibutuhkan dari 15 orang selama seharian menjadi satu atau dua orang saja dalam waktu beberapa jam.

Agmechtronix

Cara kerja Agmechtronix ini mirip dengan robot Vision Robotics, yakni mengandalkan teknologi sensor untuk mencari tanaman penganggu, lalu menyemprotkan cairan kimia anti hama. Tujuannya untuk mengatur jarak ideal antar tanaman selada agar tanaman tetap sehat.

Teknologi robot ini memungkinkan petani untuk membersihkan germinasi kapan saja, baik siang atau malam, sehingga mampu meningkatkan produktivitasnya dan mendapat hasil panen yang lebih baik.

RIPPA

RIPPA adalah rancangan ilmuwan dari Universitas Sydney di Australia. Robot RIPPA memiliki teknologi deteksi yang canggih dan memungkinkan robot bekerja di beberapa tipe lahan seperti tanaman, kebun buah-buahan, dan biji-bijian.

Sama dengan robot lainnya, RIPPA mendeteksi gulma dan menghilangkan tanaman pengganggu, serta menyemprotkan cairan pestisida untuk mencegah hama tanaman.

Ecorobotix

Ecorobotix ini sebenarnya adalah drone tanpa awak bertenaga surya. Sensor kamera pada robot ini mendeteksi tanaman pengganggu lalu lengan robot akan bergerak cepat menyemprot tanaman dengan herbisida dosis kecil. Robot ini mampu bekerja siang malam tanpa campur tangan manusia.

Naio Technologies

Naio Technologies memiliki beberapa jenis produk robot, dan beberapa tipe sudah ada di pasaran. Sebut saja yang paling kecil yaitu Oz dan yang berukuran besar robot Dino. Oz cocok bekerja di lahan kecil, seperti di rumah kaca, sedangkan robot Dino cocok di lahan pertanian yang lebih besar.

Semua robot tanpa awak dan berfungsi membersihkan lahan dari tanaman penganggu dengan metode mekanis layaknya pengolahan tanah.

Baca Juga: 7 Robot Canggih Diterjunkan ke Dasar Laut Antartika, Ini Misinya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.