Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 23/03/2018, 18:32 WIB

Hingga saat ini, para ilmuwan tidak tahu persis apa yang menyebabkan paus-paus itu mendekat ke pantai.

Para ahli menyebut, paus biasanya terdampar jika sakit, terluka, atau membuat kesalahan navigasi, terutama ketika pantai tersebut cukup landai.

Kadang kala, paus yang terdampar mengirimkan sinyal marabahaya sehingga menarik paus lain untuk ikut terdampar juga. Hal ini pernah terjadi sekitar tahun 1996.

Saat itu, sekitar 320 paus sirip panjang terdampar di pantai Australia Barat.

Baca juga: Wikie, Paus Pembunuh Pertama di Dunia yang Tirukan Kata-Kata Manusia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+