Hoaks Sains Terbaru, Stephen Hawking Percaya Tuhan

Kompas.com - 22/03/2018, 11:33 WIB
-science alert -

KOMPAS.com - Meninggalnya Stephen Hawking beberapa hari yang lalu memang menyisakan duka bagi dunia. Selain duka, banyak orang mempertanyakan, kemana Hawking "pergi" setelah dia meninggal.

Pertanyaan ini muncul mengingat Hawking adalah seorang ateis murni. Hal ini pernah ditegaskannya saat diwawancarai The Guardian.

"Saya menganggap otak sebagai komputer yang akan berhenti bekerja ketika komponennya gagal," kata Hawking dikutip dari Washington Post, Rabu (21/03/2018).

Dia juga menyebut, ketika meninggal, pikirannya akan bergi ke tempat yang sama dengan aplikasi Siri di iPhone yang jatuh ke bak mandi.

Baca juga: Stephen Hawking Akan Dimakamkan Dekat Newton dan Darwin

Muncul Hoaks

Saking banyak orang yang tertarik dengan keimanan Hawking tersebut, muncul berbagai hoaks atau berita palsu. Dalam laman Facebook Catholics Online misalnya, muncul berita bahwa Hawking telah mempercayai Tuhan sesaat sebelum kematiannya.

"Sebelum dia meninggal, Stiph Hawkins (sic) yang tidak percaya pada Tuhan meminta untk mengunjungi Vatikan," tulis posting-an tersebut sebagai keterangan sebuah foto yang menunjukkan Hawking bertemu dengan Paus Francis.

"'Sekarang aku percaya' adalah satu-satunya pernyataan yang dia buat setelah Bapa Suci memberkatinya," lanjut keterangan itu.

Berita dan keterangan tersebut diunggah pada 14 Maret 2018, beberapa jam setelah Hawking dinyatakan meninggal.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X