Kompas.com - 21/03/2018, 17:35 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

KOMPAS.com - Puasa sudah dikenal dalam berbagai kebudayaan dan agama. Karena itulah, banyak peneliti kemudian tertarik untuk membuktikan manfaat dari puasa tersebut.

Bahkan, puasa juga disebut sebagai cara terbaik untuk menurunkan berat badan. Pada 2017, puasa terputus-putus (ada pembagian hari untuk pasa dan tidak) juga menjadi tren untuk diet.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh University of Surrey, Inggris menunjukkan bahwa puasa jenis ini memiliki banyak manfaat kesehatan selain menurunkan berat badan.

Untuk mendapat temuan tersebut, para peneliti merekrut 27 peserta yang mengalami obesitas. Para peserta dibagi menjadi dua kelompok dengan target menurunkan berat badan 5 persen.

Baca juga: Mengkaji Puasa Senin Kamis, Bisakah Bermanfaat bagi Otak Manusia?

kelompok pertama diminta melakukan diet 5:2 atau mirip dengan puasa Senin dan Kamis. Sedangkan kelompok kedua diminta melakukan diet pembatasa kalori (dalam sehari hanya boleh mengonsumsi 600 kalori).

Pada puasa tersebut, para peserta mengikuti makan normal selama 5 hari dan membatasi kalori mereka pada 2 hari "puasa", yaitu sekitar 600 kalori. Pada 5 hari tanpa puasa, peserta mengonsumsi sekitar 1.400 hingga 1.900 kalori.

Tidak semua peserta mampu menyelesaikan diet tersebut.

Namun, hasilnya menunjukkan kelompok pertama mampu menurunkan 5 persen berat badan dalam 59 hari. Sedangkan kelompok kedua mampu menurunkan berat dan setelah 73 hari.

Para peneliti juga melihat efek puasa tersebut pada kemampuan metabolisme lemak dan glukosa setelah makan.

Mereka menemukan, pada kelompok pertama terlihat pembersihan lemak (trigliserida) dalam darah. Meski begitu, dalam metabolisme glukosa pada kelompok pertama membuat para peneliti terkejut.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Arkeolog Mesir Temukan 250 Kuburan Berusia 4.200 Tahun, Ini Isinya

Arkeolog Mesir Temukan 250 Kuburan Berusia 4.200 Tahun, Ini Isinya

Oh Begitu
Libur Lebaran Waspada Hujan Lebat Dampak Cuaca Ekstrem, Ini Daftar Wilayahnya

Libur Lebaran Waspada Hujan Lebat Dampak Cuaca Ekstrem, Ini Daftar Wilayahnya

Fenomena
Penyebab Tekanan Darah Tinggi yang Perlu Anda Waspadai

Penyebab Tekanan Darah Tinggi yang Perlu Anda Waspadai

Kita
4 Makanan yang Harus Dihindari Saat Idul Fitri, demi Cegah Penyakit dan Kenaikan Berat Badan

4 Makanan yang Harus Dihindari Saat Idul Fitri, demi Cegah Penyakit dan Kenaikan Berat Badan

Oh Begitu
Dokter India Peringatkan Bahaya Mandi Kotoran Sapi untuk Cegah Corona

Dokter India Peringatkan Bahaya Mandi Kotoran Sapi untuk Cegah Corona

Kita
Covid-19 di India Membuat Banyak Jenazah Penuhi Tepi Sungai Gangga

Covid-19 di India Membuat Banyak Jenazah Penuhi Tepi Sungai Gangga

Fenomena
3 Tanaman Begonia Baru Endemik Sulawesi, Ada yang Spesies Langka di Asia

3 Tanaman Begonia Baru Endemik Sulawesi, Ada yang Spesies Langka di Asia

Fenomena
Hasil Riset: Sejak 1960, Manusia Ubah Daratan Seluas Eropa-Afrika

Hasil Riset: Sejak 1960, Manusia Ubah Daratan Seluas Eropa-Afrika

Oh Begitu
Daftar Herbal untuk Kolesterol, Cara Alami Turunkan Kolesterol

Daftar Herbal untuk Kolesterol, Cara Alami Turunkan Kolesterol

Oh Begitu
Kasus Covid-19 Harian Melonjak, WHO Peringatkan Bahaya Varian India

Kasus Covid-19 Harian Melonjak, WHO Peringatkan Bahaya Varian India

Oh Begitu
WHO: Tren Kasus Harian Covid-19 di Dunia Stagnan, tetapi Beberapa Negara Naik

WHO: Tren Kasus Harian Covid-19 di Dunia Stagnan, tetapi Beberapa Negara Naik

Oh Begitu
Efek Kebanyakan Minum Kopi dan Berapa Batas Aman Minum Kopi

Efek Kebanyakan Minum Kopi dan Berapa Batas Aman Minum Kopi

Oh Begitu
[POPULER SAINS] 1 Syawal 1442 H Jatuh Besok Kamis | Alasan Idul Fitri Tahun Ini Bertepatan dengan Kenaikan Isa Almasih

[POPULER SAINS] 1 Syawal 1442 H Jatuh Besok Kamis | Alasan Idul Fitri Tahun Ini Bertepatan dengan Kenaikan Isa Almasih

Oh Begitu
7 Herbal untuk Asam Lambung, Ada Bunga Kantil

7 Herbal untuk Asam Lambung, Ada Bunga Kantil

Oh Begitu
Tumbuh Kembang Anak Kembar, Studi Ungkap Lebih Lambat Bicara

Tumbuh Kembang Anak Kembar, Studi Ungkap Lebih Lambat Bicara

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X