31 Rangkaian LRT Jakarta Disiapkan dalam 1,5 Tahun - Kompas.com

31 Rangkaian LRT Jakarta Disiapkan dalam 1,5 Tahun

Kompas.com - 13/03/2018, 18:23 WIB
Sebanyak 31 rangkaian Light Rapid Transit (LRT) Jakarta yang akan melayani rute Dukuh Atas - Cibubur akan disiapkan dalam waktu kurang lebih 1,5 tahun.Yunanto Wiji Utomo/Kompas.com Sebanyak 31 rangkaian Light Rapid Transit (LRT) Jakarta yang akan melayani rute Dukuh Atas - Cibubur akan disiapkan dalam waktu kurang lebih 1,5 tahun.

KOMPAS.com - Sebanyak 31 rangkaian Light Rapid Transit ( LRT) Jakarta yang akan melayani rute Dukuh Atas - Cibubur akan disiapkan dalam waktu kurang lebih 1,5 tahun.

Mulai Februari 2018, PT Inka telah menggarap rancangan LRT Jakarta yang digadang bakal melaju tanpa masinis, mengandalkan sistem persinyalan.

"Kurang lebih 14 bulan, rangkaian LRT sudah siap kita kirim keluar dari Inka" kata Agung Sedaju, Direktur Teknologi dan Komersial PT Inka.

Agung mengatakan, masing-masing rangkaian akan terdiri dari kurang lebih enam gerbong sehingga total yang dikerjakan oleh PT Inka adalah 181 gerbong.

Seluruh rancangan dikerjakan oleh PT Inka. Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) LRT sebanyak 46 persen. Komponen yang masih harus diimpor adalah aluminum badan kereta.

Baca juga : LRT Karya Anak Bangsa Dikerjakan, BPPT Beri Dukungan Teknologi

Bersamaan dengan perancangan, PT Inka bekerjasama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk mengkaji ulang dan melakukan validasi desain.

Penandatanganan kerjasama BPPT dan PT Inka dilakukan Selasa (13/3/2018) di kantor PT Inka, Madiun.

Kaji ulang desain akan dilakukan selama kurang lebih 7 bulan dan validasi desain dalam 10 bulan berikutnya. Ini dilakukan bersamaan dengan perancangan LRT yang dilakukan PT Inka.

Kepala BPPT Unggul Priyanto mengatakan, yang krusial dalam perancangan LRT Jakarta adalah sistem persinyalan. Itu karena LRT rancangan PT Inka yang akan melayani rute Cibubur - Dukuh Atas akan tanpa masinis.

"BPPT akan datangkan ahli dari Eropa dan Jepang untuk bantu kaji ulang dan lakukan sistem integrasi nantinya," ungkap Unggul.

Baca juga : Keampuhan Pemetaan Drone Alap-alap Diujicoba di Jalur Kereta Cepat


Selain dengan BPPT, kaji ulang rancangan LRT juga akan melibatkan sejumlah universitas. Kaji ulang rekayasa akan melibatkan Institut Teknologi Bandung (ITB), pengelasan aluminum akan melibatkan Universitas Sebelas Maret, sementara Institut Telnologi Sepuluh Nopember akan berperan dalam prototipe model.

Rancangan LRT Jakarta ini akan menjadi pencapaian terbaik PT Inka dalam membuat transportasi dengan Grade of Automation 3. Selama ini, PT Inka telah membuat lokomotif, gerbong kereta, dan LRT Palembang yang masih menggunakan masinis.

Komentar
Close Ads X