Perangi Kurang Gizi, Pakar Minta Minyak Goreng Diperkaya Vitamin A

Kompas.com - 25/02/2018, 19:49 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Para pakar meminta agar minyak goreng yang beredar di pasaran difortifikasi dengan vitamin A.

Mereka mengungkapkannya dalam pertemuan di gedung Ikatan Dokter Indonesia (IDI) pada Jumat (23/2/2018).

Pertemuan dihadiri oleh pakar dari Koalisi Fortifikasi Indonesia (KFI), Institut Gizi Indonesia (IGI), Perhimpunan Ekonomi Pangan Indonesia (PERHEPI).

Bayu Krisnamurthi dari PERHEPI mengatakan, fortifikasi penting untuk memerangi kelaparan tersembunyi. Minyak goreng dipilih karena selalu digunakan oleh masyarakat.

“Delapan juta anak Indonesia masih mengalami hidden hunger, salah satunya karena defisiensi vitamin A. Pada masalah itu, diperlukan fortifikasi dan suplementasi," ujarnya.

Menrut Khrisna, industri sebenarnya siap dengan fortifikasi itu.Dari 48 merek minyak goreng yang beredar di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Surabaya, Malang, dan Lampung, 35 merek telah terfortifikasi vitamin A. 

Dalam kesempatan tersebut Endang L Achadi, Ketua Umum Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia turut menjelaskan bahwa vitamin A tak hanya berkaitan dengan fungsi penglihatan.

Apabila masyarakat terutama anak-anak dibiarkan dalam kondisi kurang vitamin A, maka pertumbuhannya akan terhambat.

Baca juga : Menurut Studi Baru, Vitamin D Baik untuk Pasien Luka Bakar

Saat beranjak dewasa, anak berpotensi terserang gangguan pertumbuhan seperti cebol, kurus ceking, dan memiliki tinggi badan kurang dari tinggi rata-rata umur.

Diterangkan Endang, vitamin A turut berperan dalam sistem kekebalan tubuh manusia.

Jika defisiensi, infeksi akan lebih gampang menyusup ke tubuh saat asupan vitamin A tidak terpenuhi. Masyarakat juga lebih rentan terserang kebutaan mendadak.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X