Kompas.com - 18/02/2018, 20:39 WIB

Lemak ini mengisi jaringan di payudara sehingga memiliki bentuk dan lemak ini mirip susu tetapi bersifat permanen.

Kandungan ini juga memmungkinkan payudara wanita bisa menjadi besar dan bahkan terkadang menyebabkan nyeri pada punggung dan dada.

Tidak heran apabila banyak wanita mengalami gejala payudara turun.

Baca Juga: Punya 9 Faktor Risiko Ini? Kemungkinan Kanker Payudara Lebih Besar

Selain misteri evolusinya, payudara kini juga menjadi kajian karena kanker.

Kanker bisa menyerang payudara. Setiap tahun kurang lebih sekitar 1,5 juta wanita terkena kanker itu. Data tahun 2015 menunjukkan bahwa kurang lebih 570.000 orang meninggal akibat kanker payudara. 

"Kanker umumnya menyerang pada jaringan yang mampu membelah dengan cepat. Setiap proses pembelahan, ada sel baru menggantikan sel mati, dan dalam siklus tersebut ada kemungkinan kesalahan saat memperbaiki DNA. Sel yang salah ini bisa menjadi kanker," kata Rena Callahan, seorang ahli onkologi daru UCLA, dikutip dari Business Insider, Jumat (16/2/2018).

Hal ini membuat wanita rentan terserang kanker payudara menurut Callahan. Studi ini menjelaskan mengapa operasi pengangkatan payudara pada wanita dapat mengurangi resiko terserang kanker payudara hingga 95 persen.

Menurut sejumlah ilmuwan kanker payudara tidak terjadi pada primata lainnya karena primata tidak hidup cukup lama untuk memberi kesempatan kanker tumbuh, atau karena ini terkait jaringan permanen pada payudara primata.

Baca juga : Kenapa Ibu Menyusui Harus Keluarkan ASI dari Kedua Payudara?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.