Kompas.com - 18/02/2018, 20:06 WIB
Ilustrasi KatarzynaBialasiewiczIlustrasi

Salah satu contohnya adalah gen dalam darah. Terjadi pernurunan aktivitas gen yang terlibat dalam produksi DNA, respon imun, dan metabolisme mengindikasikan bahwa waktu kematian terjadi sekitar 6 jam sebelum sampel diambil.

Guigo dan timnya mungkin perlu berterima kasih atas kemajuan terbaru dalam analisis genetika yang telah difasilitasi oleh penelitian paling mutakhir tentang gen manusia. Meski begitu, penelitian ini hanya awal untuk memanfaatkan petunjuk genom.

Baca juga: Bisakah Mati Suri Dijadikan Bukti Adanya Alam Baka?

"Pada titik ini, program kami adalah latihan akademis," ujar Guigo.

Dia juga menjelaskan bawa mungkin saja penyebab kematian dapat diketahui dengan melihat perubahan ekspresi gen.

Para peneliti berharap penelitian ini nantinya berguna dalam analisis forensik. Itu karena menentukan waktu kematian dengan menggunakan gen akan menghilangkan ketidakpastian seputar penyelidikan kriminal.

Dengan kata lain, untuk proses penyelidikan kriminal terhadap kasus pembunuhan, penelitian ini akan banyak membantu bahkan mempercepat prosesnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.