Kompas.com - 04/02/2018, 18:30 WIB
|
EditorGloria Setyvani Putri

KOMPAS.com - Layaknya seorang pelukis mahir, Pigcasso langsung mengambil kuas dalam kaleng cat air dan mulai menuangkan kreatifitasnya pada medium putih di depannya.

Tanpa konsep yang jelas, kuas itu menari dengan bebas hingga menghasilkan corat coret seperti lukisan abstrak. Ada yang hanya coretan hitam seperti bentuk wajah, ada juga coretan yang menggabungkan warna merah, putih, dan biru.

Tapi tunggu dulu. Pigcasso bukanlah manusia. Dia adalah seekor babi dengan kuas cat di mulutnya.

Ini bukanlah tipuan. Selain Pigcasso, sebenarnya banyak hewan lain yang juga seperti menaruh minat pada seni lukis. Sebut saja seperti kera, anjing, hingga gajah.

Baca juga : Babi Terjelek di Dunia Ditemukan di Indonesia, Seperti Apa?

Hal ini kemudian yang mengundang pertanyaan, apakah hewan bisa menjadi makhluk yang menyimpan minat seni?

Seorang ilmuwan yang mempelajari inovasi dan kretivitas pada hewan dari University of Connecticut, Allison Kaufman, berkata bahwa ini adalah hal yang rumit.

"Seni pada umumnya bertujuan untuk menyampaikan makna, ekspresi diri, atau kecantikan. Tidak pernah ada bukti yang mengungkapkan bahwa hewan selain manusia memiliki kemampuan kognitif untuk hal semacam itu. (Saat hewan dapat melukis) ini merupakan stimulasi kognitif yang menyenangkan, kreatif, dan hebat," ujar Kaufman dikutip dari National Geographic, Sabtu (3/2/2018).

Saat Pigcasso mulai menggigit kuasnya, Kaufman melihat kreatifitasnya muncul secara alami.

Sementara ittu, Kristina Horback, asisten profesor Ilmu Hewan dari Univesitas California di Davis menegaskan bahwa banyak hewan yang memiliki naluri alami pada seni.

Misalnya saja seperti burung namdur jantan alias bowerbird (Ptilonorhynchidae) yang bisa menghiasi sarang mereka dengan jamur, kacang-kacangan, kumbang, bahkan kotoran ulat.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.