Kompas.com - 30/01/2018, 19:35 WIB
|
EditorResa Eka Ayu Sartika

Sedangkan asap dari rokok elektrik mengandung bahan kimia berbahaya juah lebih sedikit. Asap vape paling berbahaya adalah nikotin, zat yang menyebabkan ketergantungan bagi penggunanya.

Pendapat senada juga diungkapkan oleh Jasmin Just dari Cancer Research Inggris.

"Bukti sejauh ini menunjukkan bahwa rokok elektrik lebih tidak berbahaya daripada rokok konvensional. Penelitian seperti ini penting, tapi hal ini hanya melihat efek asap rokok elektrik pada sel tikus, yang berarti tidak mungkin untuk menarik kesimpulan dari sini tentang bagaimana vape mempengaruhi orang dalam kehidupan nyata," ujar Just.

"Hingga saat ini, 2 per tiga perokok jangka panjang meninggal karena kecanduan, tapi rokok elektrik tidak mengandung tembakau. Sebaliknya, rokok elektrik hanya mengandung nikotin, yang membuat mereka ketergantungan tapi tidak bertanggung jawab atas dampak kesehatan dari merokok," imbuhnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.