Kompas.com - 18/01/2018, 18:09 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorResa Eka Ayu Sartika

KOMPAS.com - Melahirkan adalah momen yang cukup mendebarkan bagi seorang ibu. Namun kadang kala, proses yang satu tak berjalan mulus.

Baru-baru ini, para peneliti di Inggris menemukan salah satu cara agar wanita bisa lebih mudah melakukan persalinan. Penelitian yang dilakukan oleh para peneliti tersebut menjelaskan bahwa wanita yang berjuang dalam persalinan perlu diberi soda bikarbonat atau juga dikenal sebagai soda kue untuk meningkatkan peluang kelahiran yang aman dan alami.

Mereka mengatakan bahwa bahan kimia yang biasanya ada di dapur ini dicampur dalam minuman dapat memperbaiki keasaman di sekitar rahim. Hal inilah yang secara signifikan dapat mengurangi jumlah wanita yang terpaksa menjalani operasi caesar darurat.

Saat ini, sekitar 10 persen dari ibu yang melahirkan untuk pertama kali tak bisa melahirkan secara alami akibat kontraksi rahim yang gagal. Biasany, mereka kemudian diberi oksitosin.

Baca juga: Untuk Para Ibu, Bernyanyilah Saat Depresi Pasca Melahirkan Melanda

Sayangnya, oksitosin hanya membantu memberi tambahan tenaga untuk melancarkan setengah perawatan. Sering kali hal ini tetap membuat operasi caesar darurat sebegai pilihan terakhir.

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar, di Indonesia persalinan dengan operasi caesar terjadi sekitar 15,3 persen pada 2010.

Profesor Susan Wray  dari University of Liverpool, Inggris sebelumnya telah mengidentifikasi hubungan antara kegagalan persalinan alami dengan tingkat keasaman di sekitar rahim.

Selanjutnya, Wray bekerja sama dengan para peneliti di Institut Karolinska, Swedia dalam memberikan bikarbonat pada 100 wanita yang mengalami kesulitan persalinan bersamaan dengan pemberian oksitosin. Tim ini juga melakukan percobaan kontrol terhadap 100 wanita lainnya dengan memberikan oksitosin saja.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Maternal-Fetal & Neonatal Medicine tersebut menemukan bahwa pemberian bikarbonat tersebut meningkatkan jumlah wanita yang melahirkan secara alami sebanyak 17 persen.

"Hasilnya sungguh menakjubkan. Kami dapat secara signifikan meningkatkan jumlah wanita yang melahirkan secara alami, menghindari operasi caesar," ungkap Wray dikutip dari The Telegraph, Rabu (17/01/2018).

"Kami benar-benar tertarik untuk meniru hasil ini di lebih banyak pusat penelitian, termasuk di Inggris," sambungnya.

Baca juga: Wanita dengan Mata Minus Bisa Melahirkan Normal, Asal...

Dilansir dari Mirror, Rabu (17/01/2018), bikarbonat adalah senyawa kimia yang bersifat basa atau alkaline yang bekerja dengan mentralisir kadar cairan amnion (ketuban) laktat yang bersifat asam. Cairan ini mencegah wanita untuk melakukan persalinan.

Bahan ini sangat mudah ditemukan, Anda bisa menemukannya di supermarket hingga toko bahan kue.

Wray juga menyebut bahwa perawatan sederhana ini alam sangat berguna di beberapa negara berkembang di mana fasilitas kesehatan masih sangat buruk. Dengan kata lain, kesulitan persalinan di negara-negara ini akan lebih berbahaya bagi ibu dan bayinya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyebab Tekanan Darah Tinggi yang Perlu Anda Waspadai

Penyebab Tekanan Darah Tinggi yang Perlu Anda Waspadai

Kita
4 Makanan yang Harus Dihindari Saat Idul Fitri, demi Cegah Penyakit dan Kenaikan Berat Badan

4 Makanan yang Harus Dihindari Saat Idul Fitri, demi Cegah Penyakit dan Kenaikan Berat Badan

Oh Begitu
Dokter India Peringatkan Bahaya Mandi Kotoran Sapi untuk Cegah Corona

Dokter India Peringatkan Bahaya Mandi Kotoran Sapi untuk Cegah Corona

Kita
Covid-19 di India Membuat Banyak Jenazah Penuhi Tepi Sungai Gangga

Covid-19 di India Membuat Banyak Jenazah Penuhi Tepi Sungai Gangga

Fenomena
3 Tanaman Begonia Baru Endemik Sulawesi, Ada yang Spesies Langka di Asia

3 Tanaman Begonia Baru Endemik Sulawesi, Ada yang Spesies Langka di Asia

Fenomena
Hasil Riset: Sejak 1960, Manusia Ubah Daratan Seluas Eropa-Afrika

Hasil Riset: Sejak 1960, Manusia Ubah Daratan Seluas Eropa-Afrika

Oh Begitu
Daftar Herbal untuk Kolesterol, Cara Alami Turunkan Kolesterol

Daftar Herbal untuk Kolesterol, Cara Alami Turunkan Kolesterol

Oh Begitu
Kasus Covid-19 Harian Melonjak, WHO Peringatkan Bahaya Varian India

Kasus Covid-19 Harian Melonjak, WHO Peringatkan Bahaya Varian India

Oh Begitu
WHO: Tren Kasus Harian Covid-19 di Dunia Stagnan, tetapi Beberapa Negara Naik

WHO: Tren Kasus Harian Covid-19 di Dunia Stagnan, tetapi Beberapa Negara Naik

Oh Begitu
Efek Kebanyakan Minum Kopi dan Berapa Batas Aman Minum Kopi

Efek Kebanyakan Minum Kopi dan Berapa Batas Aman Minum Kopi

Oh Begitu
[POPULER SAINS] 1 Syawal 1442 H Jatuh Besok Kamis | Alasan Idul Fitri Tahun Ini Bertepatan dengan Kenaikan Isa Almasih

[POPULER SAINS] 1 Syawal 1442 H Jatuh Besok Kamis | Alasan Idul Fitri Tahun Ini Bertepatan dengan Kenaikan Isa Almasih

Oh Begitu
7 Herbal untuk Asam Lambung, Ada Bunga Kantil

7 Herbal untuk Asam Lambung, Ada Bunga Kantil

Oh Begitu
Tumbuh Kembang Anak Kembar, Studi Ungkap Lebih Lambat Bicara

Tumbuh Kembang Anak Kembar, Studi Ungkap Lebih Lambat Bicara

Oh Begitu
Hasil Sidang Isbat Idul Fitri: 1 Syawal 1442 H Jatuh pada Kamis, 13 Mei 2021

Hasil Sidang Isbat Idul Fitri: 1 Syawal 1442 H Jatuh pada Kamis, 13 Mei 2021

Oh Begitu
IDAI: Belajar dari Negara Lain, Waspada Bahaya Mutasi Virus Covid-19 Mengintai Anak dan Remaja

IDAI: Belajar dari Negara Lain, Waspada Bahaya Mutasi Virus Covid-19 Mengintai Anak dan Remaja

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X