Kompas.com - 08/01/2018, 21:06 WIB
Ilustrasi minum air saat udara panas JupiterimagesIlustrasi minum air saat udara panas
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

Hal ini juga berlaku bagi orang yang melakukan pekerjaan fisik yang berat di iklim tropis. Mereka memerlukan lebih banyak air daripada orang yang menghabiskan lebih banyak waktu bekerja di ruangan ber-AC.

"Sebagian orang sehat cukup memenuhi kebutuhan hidrasi harian dengan membiarkan rasa haus memandunya," ujar temuan dalam National Academies of Sciences.

Tubuh secara alami akan merasa haus saat tingkat hidrasi menurun, dan air adalah obat yang paling mudah dan terbaik.

Selain rasa haus, urin juga bisa dijadikan panduan apakah Anda sudah mengonsumsi cukup air. Urin berwarna kuning atau oranye gelap menandakan dehidrasi, sementara urin yang terhidrasi dengan baik akan berwarna kuning pucat atau tidak berwarna.

Intinya, segera minum saat Anda sudah haus dan saat mengeluarkan keringat. Itu adalah tanda yang diberikan tubuh.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.