Masjid Kuno Nan Misterius Ditemukan di Afghanistan, Apa Istimewanya?

Kompas.com - 07/01/2018, 11:33 WIB
|
EditorResa Eka Ayu Sartika

KOMPAS.com - Sebuah penemuan masjid kuno di Afghanistan menarik perhatian para arkeolog. Pasalnya, masjid dengan sembilan kubah tersebut dianggap menyimpan rahasia setelah strukturnya masih berdiri tegak meski berusia 1.000 tahun.

Karena jumlah kubahnya, masjid ini dinamai masjid sembilan kubah. Kubah ini juga merupakan hal unik dari masjid kuno tersebut, karena berkilau dari sisa-sisa batu lazuli lapis biru yang meghiasinya.

Dari tes karbon pada awal 2017, masjid di provinsi Balkh ini diperkirakan dibangun pada abad ke-8. Dengan kata lain, masjid ini dibangun segera setelah Islam masuk ke Asia Tengah.

Sayangnya, masih menjadi miteri kapan dan oleh siapa masjid ini dibangun.

Baca juga: Bagaimana Teknologi Foto Udara Menguak Misteri Struktur Kuno di Arab?

Bagian yang bertahan dari masjid ini hanya 20 x 20 meter, telah membingungkan para ahli.

"Ini adalah keajaiban yang masih berdiri meski dimakan waktu dan erosi,: ungkap Ugo Tonietti dari Universitas Florence dikutip dari AFP, Sabtu (06/01/2018).

Masjid tersebut juga telah melewati iklim gersang selama berabad-abad. Ini pulalah yang membuatnya menjadi salah satu bangunan Islam paling awet di dunia.

"Sangat berharga dan sangat rentan," kata Tonietti yang mengkhususkan diri pada konservasi warisan budaya.

Waktu telah membasuh sebagian besar warna pilarnya, namun masjid ini pernah menjadi tontonan yang mempesona.

"Ini adalah sebuah mahakarya, Anda harus membayangkan tampilannya, dihiasi sepenihnya dengan batu lapis lazuli, bebrapa bagian berwarna merah, semuanya ditutup dan dilukis: seperti taman surga di dalamnya, dengan langit di atasnya, kubah dihiasi dengan warna putih dan biru," ujarnya.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.