Mineral "Alien" Ditemukan di Area Jatuhnya Meteor 60 Juta Tahun Lalu

Kompas.com - 21/12/2017, 19:22 WIB
Mineral alien ditemukan di bekas jatuhnya meteor di Skotlandia Mineral alien ditemukan di bekas jatuhnya meteor di Skotlandia

KOMPAS.com - Para ilmuwan baru-baru ini menemukan meneral " alien" dari lokasi tempat meteor prasejarah di kepulauan Skye, Skotlandia. Meteor ini diperkirakan adalah meteor prasejarah berusia 60 juta tahun.

Penemuan ini bisa dibilang tak disengaja. Seorang ahli geologi dari Birbeck, University of London saat itu sedang menjadi bagian dari tim yang memeriksa batuan vulkanik di Skye.

Mereka kemudian melihat bentuk mineral dari dampak meteor yang belum pernah ditemukan di bumi. Tak hanya itu, tim ini juga menemukan osbornite, yaitu debu ruang angkasa yang dikumpulkan pada misi NASA sebelumnya.

Awalnya, para peneliti berpikir itu adalah aliran vulkanik yang disebut ignimbrite atau batuan yang disususn dari endapan material oleh aliran abu. Tapi ketika menggunakan microprobe elektron (teknik analisis untuk menetapkan komposisi kecil pada spesimen), mereka menemukan materi antariksa yang langka.

Baca juga: Batu atau Kapal Alien? Para Astronom Selidiki Asteroid Oumuamua

"Ketika kami mengetahui apa itu, kami sangat terkejut dan ini sedikit mengejutkan karena kami tidak mengharapkannya," ungkap Dr. Andy Berad, dosen di Departemen Ilmu Bumi dan Planet dikutip dari Fox News, Selasa (19/12/2017).

Dalam penelitian yang diterbitkan jurnal Geo Science Word, para peneliti memeriksa dasar dari arus lava berusia 60 juta tahun ketika mereka menemukan osbornite. Para ahli geologi tersebut menjelaskan karena bentuk mineral ini tidak mencair, kemungkinan itu adalah bagian asli meteroit.

Daerah tempat penemuan itu dibuat sendiri memang sangat curam dan berbau sangat menyengat. Kemungkinan itulah yang menghalangi peneliti sebelumnya menjelajahi situs ini, kata Dr Simon Drake yang juga dosen asosiasi di Departemen Ilmu Bumi dan Planet.

"Kami masuk hingga tenggelam sebatas paha. Saya ingat dengan jelas mengatakan kepada Andy Berad, 'lebih baik ini memang layak dilakukan.' Itu memang layak dilakukan," kata Dr Drake.

Para ahli mengatakan bahwa temuan ini menimbulkan pertanyaan tentang di mana meteorit itu menabrak dan apakah dampaknya memicu peluncuran lahar vulkanik yang dimulai pada saat yang sama.

Selain temuan ini, di sebuah situs kedua yang berjarak 7 kilometer juga mengungkapkan mineral asing lainnya. Mineral ini disebut ejecta, sebuah material yang dikeluarkan dari kawah.



EditorResa Eka Ayu Sartika
SumberFOXNews

Close Ads X