Kompas.com - 20/12/2017, 18:36 WIB
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com - Orang barat sering menggunakan istilah man flu yang merujuk pada pria yang sedang terkena demam atau flu namun terlihat sangat menderita dan seperti dilebih-lebihkan.

Ungkapan ini bahkan sudah masuk dalam kamus Inggris Oxford dengan penjelasan man flu merupakan penyakit flu ringan yang dialami seorang pria namun mereka seperti sangat tersiksa dengan hal itu.

Rupanya, ungkapan itu bukan sindiran semata. Baru-baru ini, seorang dokter asal Kanada  menjelaskan sesuatu di balik fenomena man flu itu. Penelitian yang dilakukannya menyebut bahwa kondisi pria saat flu memang berbeda dengan wanita, dan itu normal.

Penelitian yang sudah diterbitkan di British Medical Journal (BMJ) membenarkan bahwa pria merasakan sakit yang lebih parah saat sedang mengalami flu atau infeksi pernapasan dibanding wanita.

Hal ini diungkap oleh Dr. Kyle Sue dari Memorial University of Newfoundland setelah mengumpulkan semua data medis yang relevan terkait tingkat keparahan gejala flu dan flu dalam perbedaan gender dan menganalisisnya.

Data yang dikumpulkannya menunjukkan bahwa pria memiliki risiko dirawat di rumah sakit lebih tinggi dibanding wanita pada kelompok usia yang sama. Parahnya, karena pria menderita flu terkadang juga bisa membawanya ke kematian.

Baca Juga : Hati-hati, Mesin Cuci Bisa Jadi Sarana Penularan Flu

Dilansir dari Seeker, Senin (18/12/2017), Sue menemukan bahwa pria lebih rentan mengalami komplikasi akibat penyakit pernapasan akut dan lebih mudah terserang penyakit akibat virus.

Data ini kemudian makin melengkapi penelitian sebelumnya yang sudah mengungkap bahwa pria memiliki kekebalan tubuh yang rendah dibanding wanita.

Seeker sudah menemukan bukti yang mengungkap bahwa sistem kekebalan tubuh pria dan wanita salah satunya dipengaruhi oleh hormon saat menghadapi infeksi saluran pernapasan.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber seeker
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Misteri Pemicu Zaman Es Akhirnya Terpecahkan, Apa Penyebabnya?

Misteri Pemicu Zaman Es Akhirnya Terpecahkan, Apa Penyebabnya?

Fenomena
Mengapa Manusia Tak Bisa Minum Air Asin?

Mengapa Manusia Tak Bisa Minum Air Asin?

Oh Begitu
Hilal Idul Adha 2022 Kecil Kemungkinan Bisa Teramati, Ini Penjelasan BMKG

Hilal Idul Adha 2022 Kecil Kemungkinan Bisa Teramati, Ini Penjelasan BMKG

Fenomena
Gas Klorin Meledak di Pelabuhan Aqaba, Apa Itu?

Gas Klorin Meledak di Pelabuhan Aqaba, Apa Itu?

Fenomena
Waspada Gejala Cacar Monyet, Apa Saja yang Harus Diperhatikan dari Hari ke Hari?

Waspada Gejala Cacar Monyet, Apa Saja yang Harus Diperhatikan dari Hari ke Hari?

Oh Begitu
Viral Video Ikan Duyung di Pantai Ambon, Hewan Apa Itu?

Viral Video Ikan Duyung di Pantai Ambon, Hewan Apa Itu?

Oh Begitu
Virus Polio Ditemukan pada Limbah Kotoran Manusia, Kok Bisa?

Virus Polio Ditemukan pada Limbah Kotoran Manusia, Kok Bisa?

Fenomena
Cacar Monyet: Informasi Lengkap yang Harus Anda Ketahui

Cacar Monyet: Informasi Lengkap yang Harus Anda Ketahui

Oh Begitu
Cegah Heat Stroke Selama Musim Haji 2022, Rompi Penurun Suhu Disiapkan untuk Jemaah

Cegah Heat Stroke Selama Musim Haji 2022, Rompi Penurun Suhu Disiapkan untuk Jemaah

Oh Begitu
Diterapkan di 3 Kabupaten, Pendekatan Klaster Bisa Jadi Solusi Karhutla

Diterapkan di 3 Kabupaten, Pendekatan Klaster Bisa Jadi Solusi Karhutla

Fenomena
2 Kandidat Vaksin Pfizer-BioNTech Diklaim Tingkatkan Respons Kekebalan terhadap Varian Omicron

2 Kandidat Vaksin Pfizer-BioNTech Diklaim Tingkatkan Respons Kekebalan terhadap Varian Omicron

Oh Begitu
Fenomena Langka Bulan Baru Stroberi Mikro pada 29 Juni, Catat Waktunya

Fenomena Langka Bulan Baru Stroberi Mikro pada 29 Juni, Catat Waktunya

Fenomena
Indonesia Rentan Alami Karhutla, Pendekatan Klaster Dinilai Bisa Jadi Upaya Pencegahan

Indonesia Rentan Alami Karhutla, Pendekatan Klaster Dinilai Bisa Jadi Upaya Pencegahan

Oh Begitu
Marshanda Sempat Dikabarkan Hilang karena Manik Bipolar, Apa Itu?

Marshanda Sempat Dikabarkan Hilang karena Manik Bipolar, Apa Itu?

Oh Begitu
Pertambangan Batu Bara Disebut Hambat Indonesia Capai Target Perlindungan Keanekaragaman Hayati

Pertambangan Batu Bara Disebut Hambat Indonesia Capai Target Perlindungan Keanekaragaman Hayati

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.