Kompas.com - 27/11/2017, 19:37 WIB
|
EditorGloria Setyvani Putri

Artinya, area ini telah terendam selama ribuan tahun.

Baca juga: Ditemukan, Gua di Antartika yang Hangatnya bagai Sauna

Menurut ahli geologi Heidelberg, dunia bawah laut di Semenanjung Yucatan, Meksiko adalah ekosistem penuh teka-teki yang menyediakan kondisi untuk pembentukan speleothem bawah air terbesar di dunia.

"Speleothem jenis ini yang sebelumnya ditemukan jauh lebih kecil dan kurang mencolok bila dibandingkan dengan Hell Bells," ungkap Stinnesbeck.

Para peneliti menduga bahwa pertumbuhan struktur berongga ini terkait dengan kondisi fisik dan biokimia spesifik di dekat haloklin, lapisan yang memisahkan air tawar dan air asin.

"Mikroba yang terlibat dalam siklus nitrogen, yang masih aktif sampai sekarang, bisa memainkan peran utama dalam pengendapan kalsit karena kemampuan mereka untuk meningkatkan pH (tingkat keasaman)," tutup Stinnesbeck.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.