Kompas.com - 18/11/2017, 17:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorResa Eka Ayu Sartika

KOMPAS.com - Belakangan ada sebuah riset yang mengungkap faktor penyebab perilaku buruk pada anak-anak usia sekolah. Hasilnya mematahkan anggapan bahwa perilaku tersebut muncul karena sifat bawaan anak, orangtua, atau lingkungan tempat tinggal.

Dengan menggunakan teknik stastistik, para peneliti menemukan perilaku buruk muncul sebagai imbas atas kekerasan yang diterima anak dari orangtua sejak kecil.

Dalam jurnal yang sudah diterbitkan di Association for Psychological Science, para peneliti juga membandingkan hal ini dengan anak-anak yang tidak pernah mendapat kekerasan oleh orangtuanya.

"Temuan kami menunjukkan bahwa pukulan tidak efektif untuk menghukum. Sebaliknya, (pukulan) justru membuat anak berperilaku buruk," kata peneliti utama masalah ini, psikolog Elizabeth T Gershoff dari Universitas Texas, Austin, seperti dikutip dari Science Daily, Jumat, (17/11/2017).

BACA: Kekerasan di Rumah Berdampak Permanen pada Mental Anak

Pada awalnya, para peneliti kesulitan untuk membuktikan hal ini karena mereka tidak mungkin meminta para orangtua untuk memukul anaknya.

Namun, mereka kemudian memilih metode statistik yang mencocokkan angka kecenderungan kekerasan dalam rumah tangga dengan perilaku bermasalah anak-anak.

Gershoff dan rekan penelitiannya, Kierra M. P. Sattler (Universitas Texas, Austin), dan Arya Ansari (Universitas Virginia) memeriksa data 12.112 anak-anak yang sebelumnya berpartisipasi dalam riset Early Childhood Longitudinal dalam skala nasional.

Mereka mengklasifikasikan mereka dalam dua kelompok, yakni anak-anak yang saat usia 5 tahun sudah pernah dipukul orangtua dan yang belum. Dari sini, dua kelompok anak tadi dicocokkan dengan karakteristik keluarga, usia anak, jenis kelamin, kesehatan menyeluruh, dan masalah yang dibuat saat berusia 5 tahun.

Selain itu, diklasifikasikan juga pendidikan orangtua, usia, status perkawinan, status sosial ekonomi, dan faktor-faktor yang berkaitan dengan kualitas dan konflik orang tua di rumah.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Delapan Tahun Terakhir Jadi Tahun Terpanas di Bumi

Delapan Tahun Terakhir Jadi Tahun Terpanas di Bumi

Fenomena
Gunung Tonga Terus Dipantau Setelah Letusan Besar Sebabkan Tsunami

Gunung Tonga Terus Dipantau Setelah Letusan Besar Sebabkan Tsunami

Fenomena
Waspada Ada Peningkatan Curah Hujan di Jabodetabek 3 Hari ke Depan

Waspada Ada Peningkatan Curah Hujan di Jabodetabek 3 Hari ke Depan

Fenomena
[POPULER SAINS]: Gempa Megathrust Selat Sunda Memicu Tsunami | Gejala KIPI Vaksin Booster ] Jabodetabek Hujan Lebat

[POPULER SAINS]: Gempa Megathrust Selat Sunda Memicu Tsunami | Gejala KIPI Vaksin Booster ] Jabodetabek Hujan Lebat

Oh Begitu
Mengenal Ular Pucuk, Ular yang Banyak Ditemukan di Permukiman

Mengenal Ular Pucuk, Ular yang Banyak Ditemukan di Permukiman

Oh Begitu
Gempa Vulkanik yang Pernah Terjadi di Indonesia

Gempa Vulkanik yang Pernah Terjadi di Indonesia

Fenomena
China Luncurkan Roket Long March 2D sebagai Misi Pertama di Tahun 2022

China Luncurkan Roket Long March 2D sebagai Misi Pertama di Tahun 2022

Fenomena
Catat, Ini Daftar Vaksin Booster Homolog dan Heterolog

Catat, Ini Daftar Vaksin Booster Homolog dan Heterolog

Oh Begitu
Asteroid Berukuran 2 Kali Empire State Building Lewat Dekat Bumi Hari Ini

Asteroid Berukuran 2 Kali Empire State Building Lewat Dekat Bumi Hari Ini

Fenomena
Tak Hanya Covid-19, Eropa Diprediksi Akan Hadapi Twindemic, Apa Itu?

Tak Hanya Covid-19, Eropa Diprediksi Akan Hadapi Twindemic, Apa Itu?

Fenomena
Tergolong Ringan, Ini Gejala KIPI Vaksin Booster yang Banyak Dilaporkan

Tergolong Ringan, Ini Gejala KIPI Vaksin Booster yang Banyak Dilaporkan

Kita
Jabodetabek Masih Berpeluang Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Malam Ini

Jabodetabek Masih Berpeluang Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Malam Ini

Fenomena
Isyana Sarasvati Akui Kecanduan Kopi sejak Kuliah, Ketahui 8 Manfaat Minum Kopi

Isyana Sarasvati Akui Kecanduan Kopi sejak Kuliah, Ketahui 8 Manfaat Minum Kopi

Kita
Gempa Indonesia: Mengenal Penyebab Gempa Bumi hingga Potensi Tsunami

Gempa Indonesia: Mengenal Penyebab Gempa Bumi hingga Potensi Tsunami

Oh Begitu
Hari Ini, Waspada Cuaca Ekstrem di Jakarta Bisa Sebabkan Banjir

Hari Ini, Waspada Cuaca Ekstrem di Jakarta Bisa Sebabkan Banjir

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.