Kompas.com - 17/11/2017, 17:35 WIB
Gua-gua antartika Michael S BeckerGua-gua antartika
|
EditorResa Eka Ayu Sartika

Menurut Gulbranson, selama periode Permian hutan memang tidak terlalu memiliki keragaman namun memiliki ukuran sangat besar. Serta harus mampu bertahan dan berkembang di berbagai lingkungan.

Meski iklim lebih hangat tetapi seperti sekarang tanaman juga akan menghadapi siang terus menerus selama 6 bulan, serta kegelapan malam total selama 6 bulan juga.

Medan yang Sulit

Penelitian ini memang masih rintisan. Soalnya bukan perkara yang mudah mencapai lereng beku McIntyre Promontory di Pegunungan Transantarctic, tempat ditemukannya fosil-fosil pohon purba itu.

Baca Juga: Bukan Lelucon, Ada Magma Panas di Bawah Antartika

Untuk menemukan fosil tersebut, Gulbranson, dan rekan-rekannya harus turun dari pesawat di padang es, melintasi gletser dan angin kencang yang menusuk tulang.

"Masih banyak wilayah Antartika yang belum dieksplorasi, dan kita kadang harus ambil risiko untuk melakukan penjelajahan lain," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Harapannya dengan studi lebih lanjut, kita akan memahami bagaimana gas rumah kaca dan perubahan iklim mempengaruhi kehidupan di Bumi," imbuh Gulbranson.

Penelitian lanjutan akan berlangsung hingga bulan januari 2018 mendatang. Gulbranson akan mencari sisa dari kepunahan massal lainnya untuk menentukan dengan tepat bagaimana hutan merespon saat karbon dioksida naik.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.