Kompas.com - 17/11/2017, 12:30 WIB
Lynlee tumbuh sehat pasca dua kelahirannya Inside EditionLynlee tumbuh sehat pasca dua kelahirannya
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com - Semua orang pasti hanya pernah sekali saja terlahir di dunia ini. Tapi berbeda dengan Lynlee, bayi mungil yang lahir dua kali.

Tentu ini bukan hal yang umum bahkan bisa dibilang memprihatinkan. Pasalnya Lynlee sejak dalam kandungan telah diketahui memiliki teratoma sakrococcygela, tumor langka yang muncul di dasar tulang ekor bayi.

Tumor ini sendiri hanya terjadi satu banding 40.000 kehamilan. Parahnya lagi tumor ini berbahaya dan mengancam nyawa si bayi.

Untungnya, Lynlee berhasil selamat dan telah merayakan ulang tahun pertamanya pada 6 Juni 2017 lalu.

Baca Juga: Di Hari Begini, Haruskah Bayi yang Baru Lahir Dibedung?

Kisah tentang keajaiban ini dimulai dari pemeriksaan kandungan yang dilakukan Margaret Boemer, ibu Lynlee, pada usia kehamilan 16 minggu. Saat itu, ia menerima kabar yang membuat hatinya hancur, yaitu tumor dalam tubuh janinnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dokter kemudian menyarankan pasangan ini untuk mengunjungi dua rumah sakit khusus di Houston.

Rumah sakit pertama menyarankan Boemer untuk mengakhiri kehamilannya. Mereka berpendapat operasi dengan janin terbuka akan berisiko dan menyebabkan kematian pada bayi.

Barulah pada rumah sakit kedua, Texas Children's Hospital memeriksa tumor tersebut dengan optimis. Dokter di rumah sakit ini setuju bahwa operasi in utero (mempercepat perkembangan paru-paru janin) akan dibutuhkan.

Namun dua dokter di rumah sakit tersebut, Darrell Cass dan Oluyinka Olutoye pernah berhasil melakukan prosedur ini. Mereka juga menjelaskan bahwa prosedur ini memang sangat berisiko.

Sayangnya, pada usia kehamilan mencapai 20 minggu, tumor itu hampir sebesar janin. "Ini bahkan empat kali lebih besar dari ambang intervensi bedah," kata Olutoye.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.